Jumat 05 Apr 2024 20:14 WIB

Cegah Tawuran, ISKI Jakarta Sodorkan Solusi Komunikasi Keluarga

Bakti sosial kali ini berupa tips komunikasi keluarga dan berbagi sembako.

Ketua ISKI DKI Jakarta Dra Anita Wulandari Prasojo M.Si (kiri) dan Lurah Cililitan Sukariya ST MM bertukar cinderamata dalam kegiatan bakti sosial di RPTRA Kelurahan Cililtan, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).
Foto: Dok Republika
Ketua ISKI DKI Jakarta Dra Anita Wulandari Prasojo M.Si (kiri) dan Lurah Cililitan Sukariya ST MM bertukar cinderamata dalam kegiatan bakti sosial di RPTRA Kelurahan Cililtan, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) DKI Jakarta menggelar kegiatan bakti sosial dengan melakukan ‘Sosialisasi Komunikasi Keluarga dan Berbagi Sembako di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kelurahan Cililtan, Jakarta Timur, belum lama ini. Kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari para kader, tokoh masyarakat dan warga yang merupakan para orang tua.

photo
Kegiatan bakti sosial ISKI DKI Jakarta melibatkan para praktisi komunikasi, akademisi ilmu komunikasi, perwakilan mahasiswa lintas universitas di Jakarta, dan sejumlah perusahaan pendukung. - (Istimewa)

Tema ‘Komunikasi Keluarga’ sengaja dipilih sebagai titik masuk untuk mengatasi kenakalan remaja, yang menjadi salah satu masalah sosial tertinggi di wilayah ini. Menurut Ketua ISKI DKI Jakarta Dra. Anita Wulandari Prasojo M.Si, diharapkan melalui pola komunikasi yang lebih efektif antara orangtua dan anak, tingkat kenakalan remaja di DKI Jakarta bisa dikurangi secara signfikan.

Momentum bulan baik Ramadhan, kata Anita, dimanfaatkan pengurus dan anggota ISKI DKI Jakarta untuk berbagi kebaikan. Pihaknya sengaja mengundang sejumlah tokoh masyarakat di wilayah Cililitan, yang terdiri dari para ketua RW dan RT, kader PKK serta Jumantik, untuk menjadi peserta sosialisasi tentang komunikasi keluarga. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian sembako bagi para peserta, dalam rangka membantu warga menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Dalam diskusi dengan aparat dan kader Kelurahan Cililitan, terungkap, salah satu masalah sosial yang paling serius di wilayah ini adalah kenakalan remaja. Di antaranya  kenakalan dalam bentuk tawuran, yang menimbulkan korban baik luka berat maupun ringan, selain korban materi. 

Hampir sebulan sekali terjadi tawuran, yang frekuensinya makin meningkat sepanjang bulan Ramadhan. Terkait dengan hal tersebut, keluarga memiliki peran dalam membentuk perilaku manusia dalam menghadapi tantangan dan pendekatan dari luar, dan peran orangtua menjadi kunci. 

Kata dia, keluarga mewakili suatu konstelasi hubungan yang sangat khusus. Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak melalui pola asuh orangtua. Peran penting orangtua dalam komunikasi keluarga inilah, sambung Anita, yang menjadi fokus untuk disampaikan kepada para tokoh masyarakat ini, dengan harapan dapat diteruskan kepada warganya. 

Kegiatan sosialisasi komunikasi keluarga ini melibatkan para praktisi komunikasi, akademisi ilmu komunikasi serta perwakilan mahasiswa terkait dari berbagai universitas di Jakarta.

‘’Kami percaya bahwa ilmu komunikasi berperan penting dalam menjawab masalah-masalah kemasyarakatan, dan ISKI DKI Jakarta selalu jeli mengidenfitikasi berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat Jakarta, sehingga mampu memberikan solusi nyata,’’’ tutur Anita dalam siaran pers-nya, Jumat 5/4/2024).

Lurah Cililitan Sukariya ST MM mengapresiasi kolaborasi ISKI dengan Kelurahan Cililitan yang menghadirkan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Mimah Susanti, S.Sos selaku pemateri dan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terfokus (Focused Group Discussion – FGD). 

‘’Kegiatan Sosialisasi Komunikasi Keluarga dan Berbagi Sembako ini sangat bermanfaat bagi warga Cililitan, mengingat isunya relevan dengan persoalan sosial yang dihadapi banyak keluarga di wilayah ini,’’ ujar Sukariya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya ISKI DKI Jakarta untuk mewujudkan sinergi antara akademisi dan masyarakat, dalam kontribusi nyata di bidang ilmu komunikasi. Inisiatif ini juga didukung oleh berbagai perusahaan ternama antara lain Danone, Sari Husada, Teh Celup Sosro, ABC Kraft Heinz dan Allo Bank.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement