Rabu 03 Apr 2024 03:50 WIB

Sri Mulyani Siap Beri Keterangan di Sidang Sengketa Hasi Pilpres di MK

“Kalau ada undangan resmi Insya Allah kita datang,” kata Sri Mulyani.

Rep: Iit Septyaningsih, Dessy Suciati Saputri, Eva Rianti/ Red: Andri Saubani
Menteri Keuangan Sri Mulyani berbuka puasa bersama media massa di Jakarta, Selasa (2/4/2024).
Foto:

Sebelumnya, Tim Hukum Timnas Anies-Muhaimin dalam sidang di MK, Jakarta, Kamis (28/3/2024), mengutarakan keinginan mereka untuk menghadirkan empat menteri Kabinet Indonesia Maju. Deputi Tim Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyatakan bahwa mereka mendukung usulan dari Timnas AMIM dan ingin mengajukan hal yang sama. 

"Kami juga mohon izin. Kami juga sudah menyampaikan permohonan kepada majelis hakim untuk dapat membantu menghadirkan Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Perekonomian guna didengar keterangannya dalam persidangan ini, Yang Mulia," kata Ketua Tim Hukum Timnas AMIN Ari Yusuf Amir.

Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Otto Hasibuan mengatakan kehadiran empat menteri Jokowi dalam sidang sengketa pemilu di MK merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Menurutnya hal itu akan semakin membuat terang atas klaim versinya bahwa tidak adanya kecurangan atau pelanggaran Pemilu 2024. 

"Kami terus terang saja fine-fine saja, bahkan kami mungkin lebih yakin kalau menterinya bersedia datang, semuanya akan lebih jelas dan tuntas," kata Otto kepada wartawan usai sidang sengketa pemilu di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024).  

"Kalau para menteri ini datang, kami tidak capek lagi mencari saksi-saksi yg lain. Kalau saksi-saksi yang lain kan pasti hanya sifatnya sepotong-sepotong, tapi kalau udah menteri menjelaskan ya tuntas," ujarnya, menambahkan. 

Lebih lanjut, Otto optimistis bahwa kehadiran para menteri tersebut akan semakin membuat terang kondisi Pemilu 2024 yang menurut hematnya tidak ada masalah. Sehingga pihaknya justru merasa terbuka akan sikap MK mengundang para menteri dalam sidang sengketa Pemilu yang dijadwalkan pada Jumat (5/1/2024).

"Jadi mudah-mudahan kalau mereka datang hari Jumat, para menteri ini bersaksi, kami akan mendapat posisi yang lebih baik karena semua menteri-menteri itu akan menjelaskan yang sebenarnya, yang menurut kami tidak ada masalah dalam kasus ini," jelasnya. 

photo
Karikatur Opini Republika : Nasehat Presiden - (Republika/Daan Yahya)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement