Jumat 15 Mar 2024 11:32 WIB

Sekolah Mandiri dan Unggul Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Sumba Timur

YPA-MDR merumuskan berbagai rencana program yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka.

Penandatanganan kerja sama YPA-MDR dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Rabu (14/3/2024).
Foto: Dok Republika
Penandatanganan kerja sama YPA-MDR dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Rabu (14/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID,SUMBA -- Astra melalui Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR) pada Rabu (14/3/2024) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Kerja sama ini terkait Program Bantuan Pendidikan Untuk Sekolah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Program ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan setempat, para guru, komite sekolah, dan orang tua siswa.

Baca Juga

Acara Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sumba Timur Khristofel Praing, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur Erwin Pasande, Chief of Corporate Affairs Astra sekaligus Ketua Pengawas YPA-MDR Riza Deliansyah, dan Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim.

"Kami berharap kolaborasi Astra melalui YPA-MDR dengan pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk membina empat belas sekolah menjadi bukti nyata kontribusi Astra dalam mentransformasi kualitas dan mendorong pencapaian prestasi sekolah, sehingga berperan sebagai batu loncatan untuk memajukan Kabupaten Sumba Timur,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra sekaligus Ketua Pengawas YPA-MDR Riza Deliansyah.

YPA-MDR dengan dukungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur akan membina SDN Wera, SDN Maujawa, SDN Menggit Timbi, SDI Laipori, SDI Walakiri, SDN Watumbaka, SDI Kawangu 1, SDI Kawangu 2, SDN Praikalokat, SDN Palindi, SMPN 1 Pandawai, SMPN 2 Pandawai, SMPN 3 Pandawai, dan SMKN 1 Pandawai. 

YPA-MDR merumuskan berbagai rencana program yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka sesuai dengan program pemerintah pusat. Tujuannya untuk mengakselerasi pertumbuhan kualitas pendidikan dalam aspek akademik, karakter, kecakapan hidup, dan seni budaya lokal bagi para guru serta siswa.

Selain itu, kolaborasi YPA-MDR dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemberian fasilitas, sumber daya. Selain itu, program-program yang bertujuan menyadarkan pentingnya pendidikan, dan mengoptimalkan kompetensi para guru serta staf pendidikan melalui pelatihan yang dilengkapi pendampingan intensif.

Pada acara ini, Astra melalui YPA-MDR memberi donasi berupa satu unit laptop untuk masing-masing sekolah binaan sebagai simbol awal kerja sama dengan para kepala sekolah di Kabupaten Sumba Timur sehingga mendukung transformasi digital sistem pendidikan.

"Pembinaan yang dilakukan oleh YPA-MDR di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tertinggal dan strategis di Indonesia sehingga memberi peluang yang sama bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan,” ungkap Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim.

Melalui perluasan ini, YPA-MDR membina 54 sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari sebelas sekolah di Borong, enam belas sekolah di Rote, tiga belas sekolah di Kupang, dan empat belas sekolah di Sumba.

Program pembinaan yang dilakukan YPA-MDR sejalan dengan program pemerintah, yaitu untuk mewujudkan generasi muda yang berkompeten secara akademik, berkarakter baik, memiliki bekal kecakapan hidup, dan mempunyai kepedulian terhadap seni budaya lokal sehingga dapat mendorong pertumbuhan Kabupaten Sumba Timur untuk menjadi wilayah yang lebih sejahtera.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement