Ahad 03 Mar 2024 12:46 WIB

Rapat Pleno Suara di Tanjungpinang Ricuh, Caleg PDIP Ngamuk Tendang Meja, Lempar Mik

Kondisi rapat tidak kondusif sehingga dilanjutkan pada Ahad hari ini.

Petugas KPPS meneteskan tinta kepada pemilih usai melakukan pencoblosan
Foto: Republika/Abdan Syakura
Petugas KPPS meneteskan tinta kepada pemilih usai melakukan pencoblosan

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG -- KPU Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membenarkan rapat pleno rekapitulasi suara digelar Sabtu (2/3) malam berlangsung ricuh. Rekapitulasi terpaksa dilanjutkan pada Ahad (3/3/2024).

"Karena kondisi sudah tak kondusif. Berdasarkan masukan banyak pihak, rapat pleno kita lanjutkan hari ini," kata Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, Minggu pagi.

Baca Juga

Faizal menyebut pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tanjungpinang yang digelar di CK Hotel itu masih menyisakan satu kecamatan lagi, yaitu Kecamatan Bukit Bestari.

Sementara tiga kecamatan lainnya sudah rampung, yakni Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Kecamatan Tanjungpinang Barat.

"Pleno PPK Bukit Bestari sengaja digelar terakhir, karena ada laporan dugaan penggelembungan suara, tentu perlu waktu cukup panjang untuk menguji kebenarannya," ujar Faizal.

Adapun kericuhan yang terjadi saat rapat pleno, lanjut Faizal, dipicu salah seorang saksi caleg PDIP tiba-tiba mengamuk dengan cara menendang meja hingga melempar mikrofon. Ini karena terjadi perbedaan jumlah suara yang dibacakan PPK Bukit Bestari dengan data yang dipegang saksi bersangkutan.

Aparat Polresta Tanjungpinang yang sejak awal mengawal jalannya rapat pleno itu langsung bergegas mengamankan aksi saksi tersebut dengan tindakan persuasif.

Tak lama, polisi langsung mengiring yang bersangkutan keluar dari ruangan rapat pleno guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

"Mudah-mudahan pleno hari ini berjalan aman dan lancar. Kami juga sudah meminta bantuan aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan rapat pleno rekapitulasi suara PPK Bukit Bestari dari awal hingga selesai," demikian Faizal.


sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement