Sabtu 02 Mar 2024 14:55 WIB

Ace Hasan: Kemenangan Golkar pada Pemilu 2024 Berkat Militansi Kader

Golkar satu-satunya partai yang berani terbuka mendukung pencalonan Gibran.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (12/4).
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (12/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekuatan Partai Golkar pada Pemilu 2024, adalah menempatkan kader yang siap bertarung di sejumlah daerah pemilihan (dapil). Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengungkapkan, salah satu kekuatan partai beringin adalah berani menempatkan kader yang siap berkorban demi partai.

"Tersebut sesuai dengan arahan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa kunci kemenangan terletak pada soliditas dan kekompakan, hasilnya terbukti bahwa Partai Golkar mampu menjadi pemenang di Jawa Barat dan unggul di peringkat kedua," kata Ace dalam podcast Golkar2024 dikutip di Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

Baca Juga

Selain militansi kader, kata Ace, faktor lainnya yang membuat perolehan suara Golkar meningkat pada Pemilu 2024, juga didukung coattail effect dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Menurut dia, Golkar merupakan satu-satunya partai yang berani secara terbuka mendukung pencalonan Gibran sebagai cawapres.

"Kita merasakan betul efek dari Prabowo-Gibran, yang harus diketahui oleh publik dan ini akan selalu saya sampaikan bahwa Prabowo itu lahir dari rahim Partai Golkar, walaupun Golkar tidak mencalonkan kadernya sebagai capres tapi kita bisa menjual kepada masyarakat bahwa Prabowo ini alumni Golkar," ucap Ace.

Karena lahir dari Golkar, kata Aceh, pasti jiwa kekaryaan yang dimiliki Prabowo masih cukup kuat. "Sedangkan untuk Gibran, Golkar jadi partai pertama yang berani mendeklarasikan Gibran sebagai cawapres Prabowo di tengah kontroversi yang terjadi di luar," ujar Ace yang juga caleg DPR RI dari Dapil Jabar II.

Dalam memimpin Partai Golkar Jabar, Ace mengaku, memiliki tantangan tersendiri. Apalagi, Jabar sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak dan menjadi wilayah prioritas Golkar membuat dirinya harus bisa memastikan perolehan suara dapat meningkat dari Pemilu 2019.

"Saya sendiri awalnya cukup skeptis ketika ditugaskan memimpin Partai Golkar Jawa Barat, tapi lagi-lagi Ketum Airlangga meyakinkan saya untuk bisa memimpin partai beringin ini dengan segala kompetensi yang saya punya," kata Ace.

Dia masih ingat, Ketum Airlanga Hartarto ikut meyakinkan semua ketua DPD Golkar tingkat kabupaten/kota di Jabar untuk memilihnya. Dia pun berrasa terima kasih kepada seluruh elemen Golkar yang berada di Jabar, yang telah bekerja keras membantu meningkatkan suara secara signifikan.

"Alhamdulillah amanah yang diberikan ketum untuk memimpin Golkar terbayarkan dengan hasil yang cukup maksimal. Terima kasih juga telah kembali mempercayakan aspirasi politiknya kepada Partai Golkar," ujar Ace.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement