Sabtu 02 Mar 2024 10:23 WIB

Berikut Daftar 18 Stasiun Kereta yang Layani Mudik Motor Gratis

Penumpang dikenakan tarif mulai Rp 10 ribu jika perjalanannya di bawah 290 km.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Pekerja mengepak motor yang akan dikirim ke luar kota di Jalan Bungur Besar Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (13/4/2023).
Foto: Republika/Prayogi
Pekerja mengepak motor yang akan dikirim ke luar kota di Jalan Bungur Besar Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (13/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) menyampaikan, sebanyak 18 stasiun disiapkan untuk melayani mudik motor gratis saat Idul Fitri 1445 Hijriyah. "Secara keseluruhan ada 18 stasiun untuk lokasi pendaftarannya," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar di Jakarta, Jumat (2/3/2024).

Arif memerinci ke-18 stasiun tersebut, yakni Stasiun Cilegon, Jakarta Gudang, Tanggerang, Depok Baru, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, dan Semarang Tawang. Kemudian, Stasiun Madiun, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kroya, Gombong, dan Kebumen.

Meski telah menyiapkan 18 stasiun tersebut, menurut Arif, masyarakat juga bisa berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Namun, motor penumpangnya tetap akan dikirim melalui Stasiun Jakarta Gudang.

"Motornya tetap dikirim ke Jakarta Gudang, jadi jika ada yang berangkat dari Jakarta baik lintas selatan maupun lintas tengah motornya nanti bisa dikirim ke Jakarta Gudang, orangnya nanti bisa naik melalui Stasiun Pasar Senen," ujarnya.

Arif menerangkan, setiap masyarakat yang ingin membawa motor saat mudik melalui transportasi kereta bisa mendaftar di semua stasiun tersebut. Namun, untuk kendaraan akan dibawa terlebih dahulu ke Stasiun Jakarta Gudang oleh PT KAI.

Semua motor yang didaftarkan layanan mudik gratis Kemenhub akan dikumpulkan di Stasiun Jakarta Gudang. Di stasiun tersebut motor akan diangkut menggunakan kereta barang menuju ke daerah tujuan pemilik kendaraan tersebut.

"Kami memberikan fasilitas, motor silahkan tetap ditinggal di Stasiun Tangerang, Depok Baru, ataupun Bekasi nanti kami angkut ke Jakarta Gudang untuk dimasukkan ke kereta motor gratis," tutur Arif.

Menurut Arif, pada saat pendaftaran, motor akan diverifikasi dan dipasang barcode lalu akan dipindai oleh pemiliknya. Hal itu untuk mempermudah pemberitahuan kepada pemilik melalui pesan seluler ataupun Whatsapp, jika kendaraan tersebut telah sampai di stasiun yang dituju.

Meski begitu, dia menegaskan, orang yang bisa menumpangi kereta hanya dua orang dari motor yang akan diangku,t yaitu orang yang membawa dan satu yang dibonceng. Lebih dari itu diperbolehkan dengan catatan orang ketiga merupakan anak dibawa usia dua tahun.

Selain secara langsung, Arif menyampaikan, masyarakat bisa mendaftar melalui laman resmi di mudikgratis.dephub.go.id dengan persyaratan pertama adalah KTP, SIM yang masih berlaku, Kartu Keluarga, serta STNK yang juga masih berlaku atau tidak mati pajak. Selain itu, besaran motor kurang dari 200 cc.

Kemudian, setiap orang yang membawa motor diwajibkan nama yang tercantum di STNK sama dengan nama di KTP atau di dalam Kartu Keluarga yang dibawa. Meski begitu, Arif menegaskan, untuk pendaftaran layanan mudik motor gratis dibatasi, artinya kendaraan bisa berangkat setelah 24 jam didaftarkan oleh pemiliknya.

"Kita batasi 24 jam sebelum motor gratis itu berangkat. Jadi, misalkan motis (motor gratis) akan berangkat 12 April, maka harus sudah didaftarkan pada 11 April," jelasnya.

Kemenhub memberikan layanan mudik motor gratis pada Lebaran 2024, namun bagi penumpang akan dikenakan tarif mulai Rp 10 ribu jika perjalanannya di bawah 290 kilometer. Adapun tarif Rp 20 ribu jika melebihi jarak tersebut.

Kemenhub akan mulai membuka pendaftaran layanan ini sejak Senin 4 April 2024. Kemenhub akan melakukan pengangkutan kendaraan mudik motor gratis mulai tanggal 2-8 April. Sedangkan untuk pengangkutan arus balik dilakukan pada 13-19 April 2024.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement