Jumat 16 Feb 2024 13:41 WIB

PPP Terancam tak ke Senayan, Mardiono: Perhitungan Belum Selesai

Mardiono tetap yakin PPP yang punya struktur hingga tingkat RT bisa lolos ke Senayan.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksana tugas (plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, optimistis partai berlambang Kabah itu bakal lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. Meskipun dalam hasil hitung cepat atau quick count, perolehan suara mereka masih berkutat di angka 3,5 hingga 3,7 persen.

Mardiono menegaskan, suara-suara yang masuk tersebut belumlah mencakup hasil pencoblosan di seluruh wilayah Indonesia. Ia yakin, partai berlambang Ka'bah itu akan lolos ke parlemen untuk periode 2024-2029.

Baca Juga

"Ini kan menghitungnya by quick count, kan belum selesai belum ditutup, Jadi masih berjalan. Orang itu kalau baru start dari 1-100 lah baru 30 terus orang bilang itu sudah selesai, kan nggak fair juga kan," ujar Mardiono di Gedung High End, Jakarta.

Di samping itu, ia juga mengacu pada hasil quick count dari Charta Politika yang menunjukkan PPP sudah menembus angka 4 persen. Dari data tersebut, ia sangat yakin PPP akan lolos ke DPR.

"Partai politik kan juga punya struktur yang sampai ke jaringan TPS ya, jadi ya masak kita partai politik yang punya struktur lengkap sampai ke RT, yaitu ada saksi di TPS, masak kita ikut yang asumsi-asumsi, kan nggak mungkin juga ya," ujar Mardiono.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement