Senin 05 Feb 2024 13:02 WIB

Kapolres Pesisir Barat Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas Bagi Remaja

Kasih sayang yang cukup dari orang tua akan menghindarkan anak-anak dari kenakalan.

Kenakalan remaja (ilustrasi).
Foto: shabrina zakaria
Kenakalan remaja (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PESISIR BARAT -- Kapolres Pesisir Barat, Lampung AKBP Alsyahendra menekankan bahaya pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang dapat berujung pada penyalahgunaan narkoba kepada pelajar di wilayah tersebut.

"Masa remaja merupakan masa yang paling menentukan. Saat ini banyak terjadi kenakalan remaja di kalangan pelajar, antara lain penyalahgunaan narkotika, perundungan, geng motor dan tawuran antar-pelajar," kata Kapolres AKBP Alsyahendra di sela upacara bendera dalam rangka mendukung kesejahteraan anak usia sekolah dan remaja di SMAN 1 Krui, Senin (5/2/2024). 

Baca Juga

Menurut Alsyahendra, kasih sayang yang cukup dari orang tua akan menghindarkan anak-anak dari kenakalan remaja, seperti pergaulan bebas hingga tawuran.

"Untuk itu, diperlukan adanya kerja sama dari remaja bersangkutan, orang tua, guru, dan pihak-pihak lainnya agar para remaja dapat mengembangkan dirinya secara optimal," kata dia.

 

Ia menambahkan kerja sama ini dapat diawali dengan komunikasi yang baik antara siswa-siswi, orang tua dan guru di sekolah. Menurutnya, pertemuan intensif dan saling memberikan informasi sangat mendukung bagi dunia pendidikan.

"Para remaja dengan bekal pendidikan dan sikap baik yang dimiliki ini, nantinya siswa-siswi ini akan mampu menjadi generasi penerus pendorong utama dalam berbagai sektor, sehingga dapat mendukung terwujudnya visi misi Indonesia emas 2045," ujarnya.

Kapolres mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada Polri, khususnya Polres Pesisir Barat untuk menjadi pembina upacara di sekolah ini.

"Ini juga amanat Kapolda Lampung, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan kesehatan, sehingga kita dapat melaksanakan tugas pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," ujar dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement