Selasa 30 Jan 2024 12:45 WIB

UNS Bantah Kerja Sama dengan Danacita untuk Bayar UKT Mahasiswa

UNS mengaku akan menegur Danacita soal munculnya simulasi pembayaran di website.

Rep: C02/ Red: Agus raharjo
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi Prof. Irwan Trinugroho menepis adanya kerjasama dengan Danacita terkait pembayaran UKT mahasiswa, Selasa (30/1/2024).
Foto: Republika/ Alfian choir
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi Prof. Irwan Trinugroho menepis adanya kerjasama dengan Danacita terkait pembayaran UKT mahasiswa, Selasa (30/1/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO–Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo membantah ada kerja sama terkait pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan PT Inclusive Finance Group (Danacita). Hal tersebut menyusul adanya UNS di daftar mitra kampus Di website Danacita dilihat Republika.co.id, Selasa (30/1/2024).

Di laman Danacita tersebut juga terdapat simulasi cicilan dan biaya pendidikan minimal yang dibutuhkan mahasiswa. Menanggapi hal tersebut Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi Prof Irwan Trinugroho menampik hal tersebut.

Baca Juga

"UNS tidak bekerja sama dengan Danacita untuk pembayaran UKT dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) mahasiswa," katanya ketika ditemui awak media, Selasa (30/1/2024). 

Irwan menjelaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) dengan Danacita bersifat umum untuk kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menjelaskan ruang lingkup nota kesepahaman kerja sama meliputi pendidikan, penelitian, dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya, seminar, workshop, dan pelatihan bersama, sharing knowledge, penugasan profesional sebagai dosen tamu hingga kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak. 

Pihaknya mengatakan kerja sama tersebut ditandatangani oleh rektor UNS dan President Director Danacita per 19 Januari 2023. "Adapun implementasi kegiatan kerja sama yang telah berjalan adalah webinar bersama untuk sharing knowledge," katanya. 

Irwan mengatakan akan berkomunikasi dengan pihak Danacita terkait isi yang ada di website. Disinggung soal simulasi pembayaran yang ada di laman Danacita, ia mengaku akan menegur pihak Danacita lantaran hal itu tidak ada dalam MoU. 

"Kami juga akan menyampaikan ke Danacita untuk meng-clear-kan yang ada di web dia, jadi kita tidak ada kerja sama Danacita pembayaran SPP dan UKT," katanya. 

"(Soal simulasi) Oh nanti akan kita tegur mereka, kami nggak ada sama sekali di MoU terkait pembayaran SPP dan UKT," katanya menambahkan. 

photo
Kampus Negeri Gandeng Pinjol - (Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement