Jumat 19 Jan 2024 17:32 WIB

Korban Selamat Kecelakaan Bus SMA 01 Sidoarjo Alami Trauma

Korban selamat kecelakaan bus SMA 01 Sidoarjo mengalami trauma.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Bilal Ramadhan
Kecelakaan bus (ilustrasi). Korban selamat kecelakaan bus SMA 01 Sidoarjo mengalami trauma.
Foto: Anadolu
Kecelakaan bus (ilustrasi). Korban selamat kecelakaan bus SMA 01 Sidoarjo mengalami trauma.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Peristiwa kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan siswa SMA Negeri 01 Sidoarjo di tol Solo-Ngawi pada Kamis (18/1/2024) malam menimbulkan trauma bagi salah satu korban selamat, Aditiya Dwi Nur Hakim. Hal itu diungkapkan kaka kandung Aditya, Ariyanti Lady Sakinata.

Ariyanti menjelaskan, saat kejadian, sang adik sempat turun membantu mengumpulkan barang teman-temannya yang berceceran. Tidak itu saja, ia juga sempat menolong teman-teman dan guru-gurunya yang terluka.

Baca Juga

"Mulai mengumpulkan barang-barang temannya yang berserakan. Sampai melihat secara langsung kondisi teman-temannya dan gurunya yang terluka," ujar Ariyanti, Jumat (19/1/2024).

Ariyanti menambahkan, hingga saat ini adiknya masih tidak menyangka rombongan sekolahnya mengalami kecelakaan. Sepanjang perjalanan pulang ke Sidoarjo, kata Ariyanti, Aditiya terlihat gemetar, lemas, dan menangis.

"Sepanjang perjalanan pulang dengan saya juga cerita terus kejadian tersebut. Kemudian, terpukul juga temannya Nabil dan guru BK Ibu Sutining meninggal dunia," ujarnya.

Ariyanti menjelaskan, adiknya pergi bersama guru dan teman-temannya di kelas XII dalam rangka study xampus ke UGM dan ISI Yogyakarta. Mere berkumpul dan berangkat dari sekolah pada 16 Januari, sekitar pukul 07.30 WIB. Rombongan memang sesuai rencana pulang pada Kamis 18 Januari.

"Diperkirakan oleh guru-gurunya pukul 10 malam atau 11 malam sampai di Sidoarjo," ucapnya.

Ariyanti menambahkan, sang adik tergabung di rombongan bus nomor 6. Adapun bus yang mengalami kecelakaan adalah bus nomor 3. Satu bus berisikan penumpang sekitar 44 orang. "Saya dapat info kecelakaan whatsapp sekitar pukul 9 malam," kata dia.

Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono menjelaskan kronologi kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan siswa SMA Negeri 1 Sidoarjo di tol Solo-Ngawi pada Kamis (18/1/2024) malam. Kecelakaan antara bus bernopol W 7473 UP dengan truk bernopol L 8216 GE tersebut mengakibatkan dua penumpang bus meninggal dunia.

Dua korban yang meninggal dunia adalah murid dan guru. Untuk identitas murid yang meninggal dunia adalah NAP (17), warga Desa Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Adapun identitas guru yang meninggal adalah Sutining Hidayah (59), asal Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

"Korban seorang murid meninggal usai mendapatkan perawatan di RS AT Tin Husada selama empat jam. Sedangkan satunya, meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Argo.

Argo menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat iring-iringan 10 bus pembawa rombongan SMAN 1 Sidoarjo tengah perjalanan pulang dari Yogyakarta. Rombongan bus dengan plat nomor W 7473 UP disopiri Riwiyono (50) tiba-tiba menabrak truk bermuatan buah rambutan yang mengalami pecah ban dan oleng ke sebelah kanan.

"Ada 10 rombongan bus siswa SMAN 01 Sidoarjo pulang berwisata dari Jogjakarta. Kecelakaan bermula dari truk melaju dari barat ke timur, arah Surabaya. Setibanya di lokasi kejadian, mendadak truk yang dikemudikan pecah ban dan terguling," ujar Argo.

Tabrakan yang tidak terhindarkan tersebut mengakibatkan bus terguling ke kanan hingga masuk ke parit. Bus rombongan SMAN 01 Sidoarjo yang terlibat kecelakaan mengangkut 44 orang penumpang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement