REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) agar tak perlu membela para jaksa yang terlibat pidana. Kata dia, pemberian pendampingan hukum, maupun advokasi untuk para jaksa yang terlibat tindak pidana, akan menjadi bumerang bagi citra positif kejaksaan sebagai pelaksana bidang penegakan hukum.
Burhanuddin mengatakan, selama ini, para jaksa yang tersandung pidana selalu mendapatkan hak advokasi dari Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja). Padahal sejatinya, pembentukan Persaja dimaksudkan untuk memberikan perlindungan hukum bagi para jaksa yang bermasalah dalam melaksanakan tugasnya. Karena itu kata Jaksa Agung, agar Persaja, benar-benar selektif dalam memberikan advokasi terhadap para jaksa yang tersandung hukum.
Rekomendasi
-
Kamis , 05 Nov 2026, 10:01 WIB
Jokowi Bawa Semua Ijazahnya di Persidangan, Klaim Asli Semua
-
-
Kamis , 05 Nov 2026, 09:55 WIBDituding Terkait Ikhwan, Dikhianati Rekan Demokrat, El-Sayed Justru Menang di Michigan
-
Kamis , 05 Nov 2026, 09:55 WIBJokowi Mengaku Dapat 31 Video yang Permasalahkan Ijazahnya, Salah Satunya Roy Suryo
-
Kamis , 05 Nov 2026, 09:47 WIBUMJ Masuk Peringkat 78 Indonesia dalam QS Asia University Rankings 2027
-
Kamis , 05 Nov 2026, 09:14 WIBDaftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026
-




