Sabtu 30 Dec 2023 16:44 WIB

RSUD Mataram Siapkan Layanan Poli Sore Antisipasi Lonjakan Pasien Tahun Baru

Momen libur dan cuti bersama, termasuk saat tahun baru akan terjadi lonjakan pasien.

Ilustrasi pasien dirawat di rumah sakit.
Foto: ASPRILLA DWI ADHA/ANTARA FOTO
Ilustrasi pasien dirawat di rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Kota Mataram" Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyiapkan layanan poliklinik sore sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan pasien setelah libur Tahun Baru 2024.

Direktur RSUD Kota Mataram dr Hj NK Eka Nurhayati di Mataram, Sabtu (30/12/2023) mengatakan, biasanya setelah momen libur dan cuti bersama, termasuk saat tahun baru akan terjadi lonjakan pasien di poliklinik hingga 30 persen bahkan lebih.

Baca Juga

"Jadi untuk menghindari antrean panjang saat lonjakan pasien, masyarakat kita sarankan memanfaatkan layanan poliklinik sore yang sudah kita siapkan," katanya.

Dengan demikian, katanya, pasien yang tidak bisa ditangani di waktu pagi, atau ada pasien berhalangan bisa dialihkan untuk mendapatkan pelayanan ke poliklinik sore.

"Poliklinik sore itu dibuka sampai pukul 20.00 WITA. Jadi pelayanan pagi nyambung dari pukul 14.00 WITA ke poliklinik sore," katanya

Nurhayati menjelaskan, layanan poliklinik sore itu dibuka setiap hari kerja, dan untuk memudahkan pasien RSUD juga menerapkan reservasi online (e-reservasi) sejak beberapa tahun terakhir.

"Dengan reservasi online, pasien sudah tahu akan ditangani dokter jam berapa sehingga tidak harus antre dari pagi," katanya.

Program e-reservasi ini sekaligus bisa mengurai kepadatan kunjungan pasien di rumah sakit. Namun, jika ada yang datang karena tidak memiliki akses e-reservasi, juga tetap diterima.

"Jadi baik pasien yang daftar online maupun langsung tetap kita terima, sebab kita tidak mungkin menolak pasien, dan Alhamdulillah sejauh ini sebanyak apapun pasien kita masih mampu tangani," katanya.

Eka menambahkan, program e-reservasi yang diterapkan di RSUD Kota Mataram ini telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kominfo RI kategori "smart city".

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement