Senin 30 Oct 2023 22:43 WIB

Ditegur, Geng Motor Malah Aniaya Polisi Reserse di Jambi, Sebagian Pelaku Buron

Polisi kejar geng motor buron penganiaya polisi di Jambi.

Ilustrasi anggota geng motor ditangkap polisi.
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Ilustrasi anggota geng motor ditangkap polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kepolisian Daerah Jambi bersama Polresta Jambi menangkap tujuh anggota geng motor yang diduga terlibat dalam pembacokan terhadap personel Ditreskrimsus Polda Jambi

"Aksi pembacokan dilakukan oleh geng motor terhadap anggota polisi ini berada di Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi pada Minggu malam (29/10)," kata Kasubbid Penmas Humas Polda Jambi Kompol Mas Edy di Jambi, Senin (30/10/2023).

Baca Juga

Ketujuh anggota geng motor itu yaitu FYS (19), MRB (17), SA (19), ARP (19), AS (18), MDG (17), R (17).

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi menyebut bahwa masih ada lima orang lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

Adapun peran pelaku yakni AS (18) adalah pemilik senjata tajam yang digunakan untuk melukai anggota Ditreskrimsus Polda Jambi.

Kejadian ini berawal saat anggota Ditreskrimsus yang menjadi korban berada di kawasan, Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi, melerai para anggota geng motor yang memainkan gas motor sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.

Saat itu, anggota geng motor tidak terima ditegur korban yang merupakan personel Polri. Pelaku langsung melukai korban dengan senjata tajam.

Salah satu pelaku diamankan oleh warga di TKP dari keterangan tersebut didapatkan identitas pelaku lainnya. Saat dikonfirmasi Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory mengakui salah satu anggota Ditreskrimsus Polda Jambi mengalami luka bacok di bagian kepala akibat perbuatan geng motor.

Tory menyebutkan saat ini perkaranya sudah serahkan ke Satreskrim Polresta Jambi untuk segara dilakukan pengungkapan serta penangkapan terhadap pelaku-pelaku lainnya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement