Senin 30 Oct 2023 21:59 WIB

Petugas Imigrasi Meninggal Jatuh dari Lantai 19 Apartemen, WNA Korsel Jadi Tersangka

KH hanya ditetapkan sebagai tersangka dugaan perbuatan tidak menyenangkan.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo
Garis Polisi   (Ilustrasi)
Foto: Arief Priyono/Antara
Garis Polisi (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polisi telah menetapkan warga negara asing (WNA) Korea Selatan berinisial KH sebagai tersangka atas kematian petugas imigrasi berinisial TS (23 tahun). TS meninggal setelah jatuh dari lantai 19 Apartemen Metro Garden, Karang Tengah, Tangerang. Namun peran KH atas kematian petugas imigrasi masih belum dibeberkan.

“Ya sudah (ditetapkan tersangka),” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian saat dikonfirmasi, Senin (30/10/2023).

Baca Juga

Samian hanya mengatakan bahwa KH ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan ancaman kekerasan. Terduga kasus pembunuhan itu terjadi di Apartemen Metro Garden di kawasan Parung Jaya, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (27/10/2023) dini hari.

“Terkait perkara perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman kekerasan,” ujar Samian.

Sebelumnya, terduga pelaku pembunuhan berinisial TS itu diringkus di tempat tinggalnya pada Jumat (27/10/2023) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Pada saat hendak dilakukan penangkapan, terduga pelaku TS sempat menolak dengan mengurung diri di dalam kamar.

Namun pada akhirnya petugas dapat mengamankan dan membawa pria itu ke Polda Metro Jaya dan dilakukan pemeriksaan secara intensif. “Kita sudah amankan terduga pelaku,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi

Dalam kasus ini, korban diduga tewas terjatuh dari lantai 19 apartemen dan TS diduga terlibat. Kata Hengki, saat ini tim gabungan kolaborasi interprofesi masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian tewasnya korban. Sehingga dapat diketahui apakah korban tewas dibunuh atau justru bunuh diri.

“Kita sedang dalam penyelidikan apakah ini merupakan terkait dengan pembunuhan, atau homicide atau apakah bunuh diri, apakah kecelakaan dan sebagainya masih dalam penyelidikan," tegas Hengki.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement