Selasa 10 Oct 2023 08:48 WIB

Vokasi UI Berikan Edukasi Pelajar Literasi Fisik

Penerapan literasi fisik adalah salah satu cara meningkatkan kualitas hidup

Edukasi literasi fisik yang digelar Vokasi Ui
Foto: istimewa
Edukasi literasi fisik yang digelar Vokasi Ui

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Dosen Program Studi Fisioterapi, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat pada Sabtu (7/10/2023), berupa Edukasi Penerapan Literasi Fisik (Physical Literacy) pada anak sekolah menengah di Panti Asuhan Desa Putera, Kota Depok, Jawa Barat. 

Ketua Tim Pengabdi Vokasi UI, Mita Noviana, berharap dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat dapat lebih memahami Literasi Fisik. 

Baca Juga

“Penerapan literasi fisik adalah salah satu cara meningkatkan kualitas hidup. Literasi fisik akan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, pengetahuan dan pemahaman untuk menghargai dan bertanggung jawab atas keterlibatan dalam aktivitas fisik seumur hidup,” kata Mita, Senin (9/10/2023), di Kampus UI Depok. 

Mita melanjutkan, aktivitas fisik yang diberikan dapat dikemas dengan permainan yang dapat mengembangkan keterampilan gerak anak, sehingga anak aktif sejak dini dan dapat berlanjut hingga dewasa. 

 

“Rekomendasi aktivitas fisik pada anak usia 5 sampai 18 tahun adalah 60 menit perhari. Jika hal tersebut dilakukan akan memberikan banyak manfaat seperti meningkatkan konsentrasi saat belajar, meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah, anak lebih sehat dan mengurangi risiko lebih rendah mengalami obesitas dan penyakit kronis,” tambah Mita.

Kolaborasi masyarakat dan perguruan tinggi, khususnya UI, lanjut Mita, melalui peran para akademisinya yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan anak dapat mewujudkan Anak Hebat, Indonesia Kuat.

Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang Penerapan Literasi Fisik untuk anak Sekolah Menengah, Pendidikan Seksual pada Remaja, pelatihan deteksi dini obesitas dan tingkat kebugaran pada Anak untuk Pengurus Panti.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas fisik dalam bentuk permainan untuk anak Sekolah Menengah. 

“Diharapkan, dengan penerapan aktivitas fisik melalui permainan ini, anak akan lebih menyukai aktivitas fisik dan dapat melakukan sehari-hari kegiatan tersebut di panti,” tutup Mita.

Veronika, 54 tahun, Pengurus Panti Asuhan Desa Putera, mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kalinya penyuluhan terkait Literasi Fisik, Deteksi Dini Obesitas dan Kebugaran. 

"Saya juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan ke depannya dan berkelanjutan, agar dapat meningkatkan Pengetahuan kami dan anak-anak," kata Veronika.[]

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement