Jumat 29 Sep 2023 13:17 WIB

Sempat Empat Kali Gagal Masuk Perguruan Tinggi, Saldi Isra Kini Sukses Jadi Ketua MK

Saldi Isra sempat beban mentan karena gagal masuk perguruan tinggi.

Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi Prof. Saldi Isra menceritakan pengalamannya yang sempat gagal empat kali masuk perguruan tinggi di Tanah Air kepada mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat.

"Saya itu gagal masuk perguruan tinggi walaupun mencoba empat kali," kata Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Saldi Isra di Padang, Jumat.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan Saldi Isra saat memberikan pembekalan dan motivasi kepada calon wisudawan perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa tersebut.

Di hadapan mahasiswa Unand, Saldi mengatakan kegagalan pertama yakni saat mendaftar kuliah melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) tahun 1988.

Tak berputus asa, Saldi kembali mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) di tahun yang sama, namun gagal. Kemudian, ia mendaftar ke Politeknik Negeri Unand yang kini berganti nama menjadi Politeknik Negeri Padang tahun 1988, namun kembali gagal. Setahun berikutnya, Saldi kembali gagal masuk perguruan tinggi.

"Barulah pada tahun 1990 saya diterima, dan itu pun diterima di Fakultas Hukum yang jauh sekali dengan latar belakang saya ketika sekolah di SMA," kenang Saldi Isra.

Beban mental

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement