Kamis 21 Sep 2023 17:32 WIB

Ibu Gian: Gian Anak Baik, Rajin Sholat dan Mengaji, Kami Sekeluarga Ikhlas

Ibu Gian, Nova sebut Gian anak yang baik, rajin sholat dan mengaji, keluarga ikhlas.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Bilal Ramadhan
Nova Deswita, orang tua, Gian Septiawan Ardani, yang meninggal tertimpa tembok saat berwudhu. Ibu Gian, Nova sebut Gian anak yang baik, rajin sholat dan mengaji, keluarga ikhlas.
Foto: Republika/Febrian Fachri
Nova Deswita, orang tua, Gian Septiawan Ardani, yang meninggal tertimpa tembok saat berwudhu. Ibu Gian, Nova sebut Gian anak yang baik, rajin sholat dan mengaji, keluarga ikhlas.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ibu dari Gian Septiawan Ardani, Nova Deswita, mengaku sudah ikhlas atas kejadian yang menimpa anaknya. Gian meninggal karena luka parah setelah tertimpa tembok yang roboh tertabrak sepeda motor.

Sepeda motor yang dibawa seorang pelajar SMP dengan gaya standing lepas kendali sehingga menabrak dinding pembatas parkiran Masjid Raya Lubuk Minturun dengan tempat wudhu. Kebetulan di balik tembok tersebut, Gian sedang mengambil wudhu untuk sholat Ashar pada Senin (18/9/2023).

Baca Juga

“Kami ikhlas saja sekeluarga. Gian anak yang baik, ceria, rajin sholat, mengaji,” kata Nova, sembari menangis menceritakan sifat anaknya, Kamis (21/9/2023).

Nova menyebut sebelum kejadian pilu menimpa keluarga mereka, Gian memperihatkan perangai yang tidak biasa. Sulung dari dua bersaudara itu dia lebih terlihat manja dan menunjukkan kasih sayang kepada adiknya yang masih balita. 

Biasanya Gian marah bila makanan miliknya dibagi kepada sang adik. Tapi hari itu jajanannya semuanya dibagi dua dengan adik. 

Lalu Gian menurut Nova juga manja minta dimandiin, disiapin makan, minta digarukkan kaki dan punggung. Bahkan biasanya Gian sudah bisa pergi pipis sendirian hari itu minta ditemani pipis.

“Itu kenang-kenangan yang dia (Gian) buat bersama kami sebelum pergi,” ujar Nova.

Pengakuan Kakek Gian...

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement