Rabu 20 Sep 2023 17:47 WIB

Ganjar Beri Masukan ke Tim Pemenangan Nasional

"Kami perlu berkomunikasi dengan partai-partai, dengan relawan," ujar Ganjar.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani
Bakal calon presiden (Bacapres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan saat Mata Najwa 3 Bacapres Bicara Gagasan di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Senin (19/9/2023). Selama 90 menit Bacapres Ganjar Pranowo ditantang berbicara gagasan dan menjawab pertanyaan bagaimana nanti memimpin Indonesia yang dipandu oleh Najwa Shihab. Topik paling banyak dipilih yakni terkait Korupsi dan Penegakan Hukum, lapangan kerja, dan kebebasan berpendapat paling banyak disorot untuk Ganjar yang tampil pada sesi kedua.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Bakal calon presiden (Bacapres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan saat Mata Najwa 3 Bacapres Bicara Gagasan di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Senin (19/9/2023). Selama 90 menit Bacapres Ganjar Pranowo ditantang berbicara gagasan dan menjawab pertanyaan bagaimana nanti memimpin Indonesia yang dipandu oleh Najwa Shihab. Topik paling banyak dipilih yakni terkait Korupsi dan Penegakan Hukum, lapangan kerja, dan kebebasan berpendapat paling banyak disorot untuk Ganjar yang tampil pada sesi kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo menghadiri rapat koordinasi Tim Pemenangan Nasional (TPN). Ia mengungkapkan, rapat tersebut membahas teknis tim-tim yang akan bekerja dalam proses pemenangan untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Ya beberapa masukan lah yang dibutuhkan dari capres, dari saya, dan tadi saya sampaikan lah karena kan banyak sekali yang mengundang saya. Dan kemudian kami perlu berkomunikasi dengan partai-partai, dengan relawan," ujar Ganjar di Kantor TPN, Jakarta, Rabu (20/9/2023).

Baca Juga

TPN juga mulai mempersiapkan berbagai syarat yang diperlukan untuk pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apalagi jika pendaftarannya benar dipercepat menjadi 10-16 Oktober 2023.

"Hari ini kita adjust pada beberapa hal, seperti tadi dijelaskan soal persiapan jadwal pilpres, pendaftaran, persiapannya. Maka TPN akan menyiapkan itu dan tentu tim-tim lain mesti bergerak lebih cepat lagi," ujar Ganjar.

"Kalau hari ini lebih banyak hal yang teknis, umpama karena saya berkeliling ke banyak tempat di Indonesia, kita sinkronkanlah. Nah saya minta tolong bantuan dari teman-teman untuk menyiapkan," sambung mantan gubernur Jawa Tengah itu.

Sebelumnya, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa pertama kali tampil ke publik sebagai Wakil Ketua TPN Ganjar Pranowo. Ia sendiri tak berbicara banyak usai rapat tertutup selama sekira tiga jam itu.

Namun, dalam forum tersebut ia mendapatkan banyak masukan dari pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Intinya, kemenangan Ganjar pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 jadi tujuan utama tim tersebut.

"Secara umum pada tim ini, karena memang beliau-beliau (pimpinan partai politik) ini menganggap bahwa ini adalah sebuah teamwork, kerja sama tim, jalannya harus sukses," ujar Andika di Kantor TPN Ganjar, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Ia sendiri mengamini adanya perbedaan strategi jelang Pilpres 2024. Masukan dari pimpinan partai politik pengusung Ganjar menjadi penting dalam tugasnya menjadi Wakil Ketua TPN.

"Beda antara teori dengan praktik yang kami sendiri mungkin belum banyak tahu. Jadi itulah PR yang saya maksud semoga dalam satu minggu ini kita bisa memperbaiki," ujar Andika.

 

photo
Ganjar digoyang oleh sejumlah isu dukungan elite PDIP ke capres lain. - (Republika/berbagai sumber)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement