Rabu 06 Sep 2023 14:09 WIB

Dies Natalis ke-39 Tahun, Universitas Terbuka Optimistis Capai 1 Juta Mahasiswa

UT optimistis menjadi kampus yang kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan tinggi.

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Gita Amanda
Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis dalam merayakan hari jadi ke-39 pada Senin (4/9/2023) lalu di Universitas Terbuka Convention Center, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Foto: Universitas Terbuka
Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis dalam merayakan hari jadi ke-39 pada Senin (4/9/2023) lalu di Universitas Terbuka Convention Center, Kota Tangerang Selatan, Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis dalam merayakan hari jadi ke-39 pada Senin (4/9/2023) lalu di Universitas Terbuka Convention Center, Kota Tangerang Selatan, Banten. Mengangkat tema "Tatanan dan Budaya Kerja Baru Mewujudkan Indonesia Maju" UT menggelar rangkaian acara seperti lomba-lomba tingkat SMA/Sederajat dan mahasiswa UT sendiri.

Dalam kesempatan acara puncak Dies Natalis tersebut, Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat menegaskan komitmen jajaran di kampus untuk bisa mencapai 1 juta mahasiswa. Menilik pencapaian yang telah dibawa, dia optimistis UT bakal menjadi kampus yang kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Baca Juga

"Jajaran akademis dan pegawai UT telah bekerja keras mewujudkan harapan agar UT mempunyai satu juta mahasiswa dalam beberapa tahun kedepan," kata Ojat dalam pembukaannya Senin lalu.

photo
Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis dalam merayakan hari jadi ke-39 pada Senin (4/9/2023) lalu di Universitas Terbuka Convention Center, Kota Tangerang Selatan, Banten. - (Universitas Terbuka)

 

 

Hal itu diyakini bakal mewujud meski, di usianya ke-39, UT ikut mengembang beban berat seperti meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia. Sebab hingga kini angka masih jauh ketinggalan dibandingkan negara-negara lain atau negara tetangga. "Dan ini merupakan salah satu indikator keberhasilan program pembangunan pendidikan.," katanya.

UT, kata dia, juga tengah merintis program internasional melalui pengajuan proses akreditasi internasional pada beberapa program studi unggulan. Mereka diantaranya seperti manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan, dan hukum yang banyak diminati oleh masyarakat.

UT menjadi universitas pertama di Indonesia yang mengaplikasikan pembelajaran jarak jauh. Ojat mencatat bahwa UT telah didukung oleh 39 kantor UT daerah serta satu layanan luar negeri. 

Selain itu, kampus UT juga memiliki kekuatan berupa jaringan kelompok belajar yang tersebar di seluruh Indonesia dan didukung oleh 70 sentra layanan UT. "Dengan demikian UT telah memperluas akses bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar bisa mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa batasan jarak dan waktu," kata dia.

UT juga turut berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. Hal ini terkait dalam hal mengemban misi utama untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi semua lapisan masyarakat yang ada di Nusantara dengan moto "making higher education open to all".

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement