Selasa 29 Aug 2023 13:35 WIB

Jejak Warga Sipil dan Motif Kasus Pembunuhan Warga Aceh oleh Tiga Oknum TNI

Satu tersangka dari warga sipil kini ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Pembunuhan, ilustrasi
Pembunuhan, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Rizky Suryarandika, Ali Mansur

Kasus penculikan dan pembunuhan terhadap seorang warga Aceh, Imam Masykur ternyata tak hanya dilakukan tiga oknum tentara. Belakangan terungkap adanya tersangka yang berstatus warga sipil. 

Baca Juga

Kasus ini menjerat tiga tentara yaitu anggota Paspamres Praka RM, Praka HS dari kesatuan Direktorat Topografi dan Praka J dari Satuan Kodam Iskandar Muda. 

"Perlu saya sampaikan selain dari tiga oknum tersebut ada juga tersangka dari sipil, warga sipil yang sekarang sudah dalam proses ditangani di Polda Metro Jaya," Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari kepada wartawan, Selasa (29/8/2023). 

Hamim menyampaikan Pomdam Jaya masih menyelidiki kasus ini guna memastikan peran pelaku seorang warga sipil. Pomdam Jaya bekerja sama dengan Polda Metro Jaya terkait pendalaman peran warga sipil itu. 

"Masalah perannya ini nanti masih dalam proses dan nanti barangkali untuk tersangka sipil bisa dikonfirmasikan ke Polda Metro Jaya," ujar Hamim. 

Sementara itu, Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menjelaskan warga sipil yang dimaksud ternyata masih merupakan keluarga dari Praka RM. 

"Kakak ipar yang orang sipil, inisial MS, ini salah satu tersangka sipil kita serahkan ke Polda Metro," ujar Irsyad. 

Irsyad menyampaikan MS sempat melarikan diri. Namun MS akhirnya berhasil diciduk. 

"Iya melarikan diri kita cari," ujar Irsyad. 

photo
Praka RM, tersangka penculikan, pemerasan dan penganiayaan Imam Masykuri. - (Dok. Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement