Selasa 15 Aug 2023 14:53 WIB

Ajak Warga Peduli Lingkungan, Gardu Ganjar Adakan Fogging dan Kerja Bakti di Serang

Warga diajak untuk mengantisipasi pancaroba.

Fogging atau pengasapan dan kerja bakti bersama puluhan warga RT 1, RW 1, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Foto: Dok. RGG
Fogging atau pengasapan dan kerja bakti bersama puluhan warga RT 1, RW 1, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Kelompok relawan Gerakan Desa untuk (Gardu) Ganjar Banten turut berpartisipasi mengajak warga menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Apalagi, musim pancaroba yang tak menentu dapat menimbulkan penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) sehingga dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Kali ini, Gardu Ganjar mengadakan fogging atau pengasapan dan kerja bakti bersama puluhan warga RT 1, RW 1, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten. 

Baca Juga

Ketua Gardu Ganjar Ahmad Wahyudin Nasyar mengatakan, fogging ini dilakukan untuk mengantisipasi wabah DBD yang menjangkiti warga. Pihaknya juga memberikan edukasi kepada warga agar jangan sampai di rumahnya ada jentik-jentik nyamuk. Misalnya, menjaga kebersihan rumah agar tidak ada air menggenang di lingkungan tempat tinggal.

seperti dinukil pada Selasa (15/8/2023). "Ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai sukarelawan Gardu Ganjar untuk melindungi masyarakat dari berbagai macam penyakit. Tentunya, kami ingin selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi dan situasi apa pun," kata dia seperti dinukil pada Selasa (15/8/2023). 

Wahyudin mengatakan pihaknya terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo dalam meningkatkan kepedulian lingkungan agar terciptanya kesehatan di masyarakat.

Ia berharap dengan adanya fogging dan kerja bakti ini, masyarakat Desa Cikande Permai, Kabupaten Serang, makin peduli terhadap lingkungannya.

"Harapannya, pertama semoga masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungannya. Kedua masyarakat bisa menjaga kesehatan. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini, harapannya warga juga bisa lebih mengenal sosok Pak ganjar," ungkapnya.

Adapun, Sulistiyono sebagai warga RT 1, RW 1, merasa bersyukur atas kehadiran Gardu Ganjar di tengah-tengah masyarakat. Dia menganggap langkah Gardu Ganjar sangat tepat untuk menginisiatori kerja bakti bagi warga di desa ini.

"Alhamdulillah ada relawan Gardu Ganjar yang mengadakan fogging dan bakti sosial di wilayah kami. Ini sangat bermanfaat sekali karena peralihan dari musim hujan ke musim kemarau banyak sekali nyamuk. Sebelum menjadi penyakit, sejak dini dilakukan fogging yang diadakan Gardu Ganjar," ucapnya.

Dia berharap Gardu Ganjar bisa melakukan fogging secara berkesinambungan, tak hanya berhenti sampai di sini. Pria yang juga sebagai tokoh masyarakat di desa tersebut mengatakan warga siap bersinergi dengan Gardu Ganjar untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

"Harapan ke depan bisa dilakukan secara periodik, sebulan atau dua bulan sekali. Dan tetap bersinergi," ucapnya.

Aksi mencegah munculnya DBD juga telah dilakukan relawan serupa di Kelurahan Situterate, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Diketahui, Desa Cikande Permai merupakan wilayah terpadat di Kabupaten Serang. Selain untuk mengantisipasi penyakit DBD, lanjut dia, kegiatan ini juga dalam rangka untuk mengantisipasi bencana banjir tahunan di wilayah tersebut. 

"Tentunya dengan menjaga kebersihan masyarakat akan merasa lebih nyaman dan mereka juga akan merasa lebih tentram mengingat saat ini penyakit DBD sedang marak,” ujar Ahmad Wahyudin, demikian dilansir dari Antara

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement