Kamis 10 Aug 2023 19:26 WIB

Pedagang Pohon Pinang di Medan Raup Minimal Rp 1 Juta Sehari

Pedagang berharap omzet meningkat mendekati 17 Agustus 2023.

Pedagang menyerut kulit pohon pinang untuk lomba panjat pinang.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Pedagang menyerut kulit pohon pinang untuk lomba panjat pinang.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pedagang pohon pinang di Medan meraup omzet Rp 1-6 juta sehari seiring bertambahnya permintaan masyarakat akan tanaman tersebut menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 Indonesia pada 17 Agustus 2023.

"Rata-rata saya bisa menjual dua batang per hari dengan harga satuannya Rp 500-600 ribu," ujar Gunawan, yang pada tahun ini berjualan pinang mulai 1 Agustus 2023, di kawasan Medan Denai, Medan, Kamis (10/8/2023).

Baca Juga

Menurut pria yang sudah lebih dari 10 tahun berdagang pohon pinang untuk perayaan Hari Kemerdekaan itu, jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2022, ia bisa menjual delapan-10 batang per harinya. Adapun harga pohon pinang yang dijual Gunawan adalah Rp 500 ribu untuk pohon setinggi maksimal 10 meter dan Rp 600 ribu untuk yang tinggi 11 meter ke atas.

Bertolak belakang dengan Gunawan, pedagang pohon pinang lainnya di Medan bernama Samsul justru merasakan peningkatan penjualan dibandingkan 2022. "Tahun lalu, saya total menjual 300 batang pohon. Sekarang, masih tanggal 10 Agustus, sudah laku 315 batang," kata dia.

Per hari, Samsul mengaku bisa mendapatkan omzet sampai Rp 6 juta dari penjualan delapan-12 batang pohon pinang. Dia pun yakin penjualan semakin tinggi mendekati 17 Agustus 2023.

"Mungkin puncaknya Ahad (13/8/2023). Saya berharap mengumpulkan omzet hingga Rp 10 juta sehari," kata Samsul yang sudah 20 tahun berdagang batang pohon pinang untuk perayaan Hari Kemerdekaan.

Pohon-pohon pinang yang dijual di Medan berasal dari beberapa tempat di Kabupaten Deli Serdang seperti Kecamatan Sibiru-biru, Namorambe, Pantai Labu, dan Bangun Purba.

Para pedagang itu menyebut mereka memerlukan waktu satu sampai dua jam untuk membentuk pohon pinang menjadi pohon yang digunakan untuk lomba panjat pinang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement