Ahad 23 Jul 2023 21:47 WIB

Puan: Cawapres Ganjar Mengerucut 5 Nama, Salah Satunya Erick Thohir

Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebut 5 nama cawapres Ganjar salah satunya Erick Thohir.

Rep: c02/ Red: Bilal Ramadhan
Menteri BUMN Erick Thohir. Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebut 5 nama cawapres Ganjar salah satunya Erick Thohir.
Foto: dok
Menteri BUMN Erick Thohir. Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebut 5 nama cawapres Ganjar salah satunya Erick Thohir.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebutkan bahwa bakal calon wakil presiden (Bacawapres) yang akan mendampingi bacapres PDIP sudah mengerucut lima nama. Salah satunya adalah Ketua Umum PSSI Erick Thohir. 

Hal tersebut disampaikan oleh Puan usai menghadiri acara perayaan hari ulang tahun (Harlah) PKB ke-25 di Stadion Manahan Solo, Ahad (23/7/2023). Sosok yang sekaligus Ketua DPR tersebut mengatakan dari 10 nama cawapres sudah mengerucut menjadi lima nama. 

Baca Juga

"Sekarang sudah mengerucut 5 salah satunya Cak Imin," katanya. 

Selanjutnya, Puan juga sempat menyebutkan 4 nama lainnya yaitu ada Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

 

"Pak Sandiaga, Pak Erik, Pak Andika, Mas AHY, Cak Imin, mantap semua. Dulu ada 10 nama sekarang sudah mengerucut ke 5 nama," katanya. 

"Apakah PKB dekat dengan PDIP perjuangan?, Nempel, kita udah kayak saudara." katanya.

Disinggung soal isu kedekatan antara PDIP dengan PKB, Puan mengatakan bahwa kedekatan tersebut sudah berlangsung sejak lama. "Dari dulu PDIP dengan PKB itu seperti saudara, kita selalu bersilaturahmi, berusaha untuk mencocokkan visi dan misinya itukan sudah dimulai sejak bung Karno dengan NU-nya," katanya. 

Puan juga berharap kendati PKB telah terikat koalisi dengan Gerindra pihaknya tetap berharap bisa bersama di pemilu 2024 mendatang. "Kami berharap walaupun PKB sudah berkoalisi atau bersama dengan Gerindra saya masih berharap insyaallah PKB bisa bersama PDIP," katanya. 

"Takdir yang menentukan, ya kita lihat PKB dan PDIP apakah bisa (berkoalisi)," katanya. 

Di sisi lain, Cak Imin sempat diseret oleh Puan ketika ditanya soal kedekatan PKB dengan PDIP sempat mengungkapkan bagaimana pengalamannya berkoalisi selama ini dengan partai moncong putih tersebut. "Tapi 10 tahun, 15 tahun 20 tahun bersama PDIP tenang, marem," katanya.

Puan pun kembali bercanda bahwa ungkapan Cak Imin tersebut adalah sebuah sinyal. "Nah, ini sinyal juga, sinyal," gurau Puan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement