Jumat 14 Jul 2023 14:14 WIB

Pidato di Apeksi, Karakter Prabowo Kini Lebih Kalem dan Tertata

Prabowo dulu cenderung berapi-api dan sering menyalahkan lawan bicaranya, kini kalem.

Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo.
Foto: Dok Humas Kemenhan
Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar gestur Handoko Gani menilai, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kini terlihat lebih santai dan tertata kala tampil di depan publik. Handoko menilai gestur calon presiden (capres) Partai Gerindra tersebut saat acara Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-16 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2023).

Menurut dia, penampilan Prabowo mengingatkan kepada figur Joko Widodo (Jokowi) era dulu, yang dikenal santai, rileks, dan juga terstruktur dalam menyampaikan gagasannya tentang Indonesia. "Dulu Prabowo menggebu-gebu, ini jauh lebih kalem dan tertata. Malah menjadi seperti Jokowi zaman dulu," kata Handoko kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Baca: Jubir Gerindra: Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Tergantung Muhaimin

 

 

Selain lebih kalem dan tertata, menurut Handoko, pada sesi penyampaian gagasan, Prabowo tampil lebih luwes dan percaya diri. Dia menyebut, gestur yang diperlihatkan eks pangkostrad tersebut berbeda jauh dengan saat kontestasi Pilpres 2014 dan 2019.

Handoko menganggap Prabowo yang dulu cenderung berapi-api dan sering kali menyalahkan lawan bicaranya, kini terlihat tidak terlihat sama sekali 'ledakan-ledakan' yang biasanya telontar dari mulutnya. Gaya pidato Prabowo saat ini juga fokus berdiri tegak di podium.

Handoko menambahkan, gaya berdiri tegak di podium itu menggambarkan gaya kepemimpinan Prabowo jika nanti terpilih sebagai presiden 2024. Gaya yang terpusat di satu titik tersebut, menurut Handoko, merupakan gaya komando dan bisa menjadi ciri khas kepemimpinan mantan danjen Kopassus tersebut.

"Paparan Prabowo gaya komando. Ini jadi satu ciri khas Prabowo nanti. Beliau ingin menjadi komandan tertinggi agar Indonesia lebih baik," ujar Handoko.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement