Kamis 29 Jun 2023 18:01 WIB

Jasa Sewa Sepeda Listrik di Istana Maimun Laris Saat Idul Adha

Sepeda listrik di Istana Maimun disewakan dengan harga Rp 25 ribu per 20 menit.

Pengunjung berjalan-jalan di selasar  Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023). Istana Maimun merupakan istana peninggalan Kerajaan Deli. Bangunan ikonik di Medan ini dibangun atas perintah Sultan Deli, Sultan Mamoen Al Rasyid. Pembangunan dimulai pada 1888 dan selesai pada 1891. Nama Maimun diambil dari nama permaisuri sultan yang bernama Siti Maimunah. Kini Istana Maimun menjadi salah satu destinasi wisata edukasi sejarah Kerajaan Melayu di Medan.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pengunjung berjalan-jalan di selasar Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023). Istana Maimun merupakan istana peninggalan Kerajaan Deli. Bangunan ikonik di Medan ini dibangun atas perintah Sultan Deli, Sultan Mamoen Al Rasyid. Pembangunan dimulai pada 1888 dan selesai pada 1891. Nama Maimun diambil dari nama permaisuri sultan yang bernama Siti Maimunah. Kini Istana Maimun menjadi salah satu destinasi wisata edukasi sejarah Kerajaan Melayu di Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Jasa penyewaan sepeda listrik di pelataran Istana Maimun, Medan, Sumatra Utara, laris saat Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Kamis (29/6/2023).

"Saya tadi buka pukul 08.30 WIB, sekarang sekitar pukul 14.00 WIB sudah ada 12 penyewa. Kalau hari biasa, paling ada 10-15 penyewa dari buka sampai tutup," ujar Dwi, pemilik lapak penyewaan sepeda listrik di pelataran Istana Maimun kepada Antara.

Baca Juga

Dengan harga sewa Rp 25 ribu per 20 menit, berdasarkan pengalamannya, Dwi mengaku dapat meraup omzet sekitar Rp 1,5 juta per hari. Pada momen hari biasa, omzet itu hanya berkisar Rp 250 ribu-Rp 350 ribu per hari.

"Kalau hari libur itu, biasanya jumlah penyewa sampai 50 orang," kata Dwi.

 

Sementara Reza, pemilik jasa penyewaan sepeda listrik lainnya di Istana Maimun, mengaku dapat mengantongi hingga Rp 4 juta per hari saat libur seperti Idul Adha.

Hal itu lantaran dirinya juga menyewakan sepeda listrik roda tiga, selain roda dua, yang harganya lebih mahal. Saat libur, harga sewa sepeda roda tiga itu Rp 40 ribu setiap 15 menit.

"Saat hari biasa, omzet saya Rp 1,5 juta-an. Kalau libur mencapai Rp 4 juta-an sehari," kata Reza.

Sampai Kamis siang, pengunjung terlihat silih berganti masuk dan keluar dari Istana Maimun. Kebanyakan dari mereka merupakan warga Sumatra Utara yang berdomisili di luar Kota Medan.

Bukan cuma masuk ke dalam bangunan, pengunjung juga melakukan berbagai kegiatan di sekitar Istana Maimun seperti duduk dan bercengkerama di halamannya, berfoto, makan dan minum di warung-warung yang ada, membeli pernak-pernik serta menyewa sepeda listrik.

Sementara, hingga Kamis siang, meski pengunjung berdatangan ke Istana Maimun, lalu lintas Jalan Brigjen Katamso yang berada tepat di depannya tampak lancar. Tidak terjadi kepadatan kendaraan yang menghambat perjalanan.

Istana Maimun berdiri atas perintah Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa Alamsyah, pemimpin kesembilan di Kesultanan Deli yang berkuasa pada 1873-1924.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement