Rabu 21 Jun 2023 15:25 WIB

Disparbud Datangi Lokasi Wisata Puncak yang Viral Buang Sampah di Sungai

Disparbud Bogor mendatangi lokasi wisata Puncak yang viral buang sampah di sungai.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Kondisi arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Disparbud Bogor mendatangi lokasi wisata Puncak yang viral buang sampah di sungai.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Kondisi arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Disparbud Bogor mendatangi lokasi wisata Puncak yang viral buang sampah di sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Salah satu lokasi wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor viral di media sosial lantaran salah seorang oknum terekam video sedang membuang sampah ke aliran Sungai Ciliwung. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bogor mendatangi lokasi wisata yang terletak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor tersebut.

Dalam video yang viral di Tiktok, seorang pria yang diduga merupakan karyawan lokasi wisata Dairyland Riverside membawa bungkusan besar yang diduga berisi sampah. Bungkusan itu kemudian dilemparkan ke aliran Sungai Ciliwung, yang menjadi salah satu daya tarik lokasi wisata tersebut.

Baca Juga

“Saya menerima informasi pada tanggal 6 Juni 2023 dan langsung ke lokasi pada tanggal tersebut,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, dikonfirmasi Republika, Rabu (21/6/2023).

Deni menjelaskan, pada hari itu ia bertemu pihak pengawas lokasi wisata tersebut. Setelah itu, ia juga menemui manajer Dairyland Riverside untuk membahas peristiwa ini.

“Kami melakukan pembinaan dan semoga tidak terjadi kembali atau untuk yang lainnya,” jelasnya.

Deni juga telah memperingatkan pihak pengelola wisata agar memanfaatkan tempat pembuangan sampah (TPS) yang telah tersedia di sana. Ia juga membagikan videonya yang telah berbicara beberapa hal dengan pihak pengelola wisata di lokasi pekerja tersebut membuang sampah ke sungai.

“Jadi yang kemarin buang sampah di itu cari mudahnya aja. Padahal itu bisa dihimpun, tempat sampah juga banyak, di sini juga ada TPS,” ujar Deni.

Di samping itu, pria yang pernah menjadi Camat Cisarua ini juga menyampaikan kepada forum-forum komunikasi pariwisata terkait tata cara pembuangan sampah di lokasi wisata yang baik. Terutama kepada lokasi wisata di kawasan Puncak.

Deni juga mengaku akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi wisata. Meskipun para pengelola lokasi wisata, hotel, dan restoran di Jalur Puncak telah memiliki TPS.

“Untuk hotel dan restoran, khususnya di Jalur Puncak untuk pengangkutan sampah via TPS rata-rata sudah sudah terkoordinir melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor,” jelas Deni.

Sementara itu, Pengawas Dairyland Riverside yang ditemui Disparbud Kabupaten Bogor, Nando, mengatakan pihaknya telah melakukan peringatan kepada oknum pegawai yang membuang sampah ke sungai ini. Ia menyebutkan, oknum pegawai tersebut merupakan pegawai baru.

“Istilahnya karena air lagi besar, jadi dibuang lah. Biasanya padahal diambil oleh DLH Kabupaten Bogor. Dibungkus di polybag dan dibuang di sana (TPS),” ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement