Senin 12 Jun 2023 15:37 WIB

Ini Alasan KLHK Gelar Puncak Peringatan HLH Sedunia di IKN

KLHK berupaya mempromosikan destinasi wisata di IKN dan kabupaten sekitarnya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Foto: dok istimewa
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). 

"Kami memilih lokasi di titik nol IKN pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dalam rangka memperkenalkan IKN kepada masyarakat Indonesia serta mempromosikan destinasi wisata di IKN dan kabupaten/kota sekitarnya," kata Menteri Siti Nurbaya dalam keterangan tulis, Ahad (11/6/2023).

Menteri LHK menjelaskan Presiden RI, menteri, dan jajaran Otorita IKN telah bekerja keras untuk mengaktualisasikan Ibu Kota Nusantara ini."Penyelenggaraan pemerintahan yang baru di IKN, ada tiga hal yang penting," ucapnya.

Pertama, pemerintahan itu sendiri yang menyangkut urusan, kewenangan, prosedur, tata kelola. Kedua, proses pembangunan yang sedang terus dikejar. Ketiga, pembinaan kemasyarakatan.

"Pada bagian ketiga ini kita lakukan hal-hal yang positif dan kita sedang terus-menerus melembagakan apa itu IKN, mengajak orang mengenal IKN, salah satunya yaitu gowes atau bersepeda Road to IKN," kata Menteri Siti Nurbaya.

Dia menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan dua etape Fun Bike Road to IKN dan menyematkan medali kepada 10 finisher terbaik, dan memberikan hadiah berupa sepeda bambu kepada tujuh peserta termuda.

Pada kesempatan tersebut Menteri Siti Nurbaya menegaskan proses pembangunan IKN seiring dengan program pemulihan lingkungan yang terintegrasi dengan pengembangan wisata. Kementerian LHK bersama para pihak tengah menyiapkan sejumlah titik yang dapat menjadi daya tarik wisata di kawasan IKN dan sekitarnya.

Selain Titik Nol IKN, destinasi wisata yang coba diperkenalkan antara lain Wisata Alam Bangkirai, pemulihan lahan bekas tambang Goa Batu Tapak Raja, Public Space Area Samboja, Persemaian Mentawir, dan kawasan hutan mangrove.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement