Sabtu 22 Apr 2023 06:50 WIB

Polisi Perkirakan Warga Bogor Gelar Sholat Idul Fitri di 436 Titik

Sedikitnya ada 2.700 personel gabungan yang disiagakan selama libur Lebaran.

Sejumlah umat Muslim menunggu pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah umat Muslim menunggu pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BOGOR -- Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin memperkirakan warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melaksanakan sholat Idul Fitri 1444 Hijriah pada Sabtu (22/4/2023) pagi di 436 titik.

"Laporan yang kami terima setiap satu desa itu satu tempat, sehingga ada 435 tempat atau lapangan yang menyelenggarakan kegiatan sholat Idul Fitri untuk besok. Untuk di Lapangan Tegar Beriman juga ada kegiatan sholat Idul Fitri. Jadi 436 titik yang akan menyelenggarakan sholat Idul Fitri," ungkapnya di Bogor, Jumat (21/4/2023) malam.

Baca Juga

Ia menyebutkan sebanyak 435 desa dan kelurahan di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor diperkirakan masing-masing menggelar satu titik sholat Id. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menggelar sholat Id di satu titik, yakni Lapangan Tegar Beriman, Cibinong.

"Kami sudah mempersiapkan di masing-masing tempat tersebut personel yang melaksanakan pengamanan, sekaligus melaksanakan kegiatan sholat Id bersama masyarakat," ujarnya.

Iman menjelaskan sedikitnya ada 2.700 personel gabungan yang disiagakan untuk terlibat pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2023, termasuk pelaksanaan sholat Id di wilayah Kabupaten Bogor. Operasi Ketupat Lodaya, kata dia, akan dilaksanakan selama 14 hari sejak 18 April hingga 1 Mei 2023.

Iman mengatakan ada 20 pos pengamanan yang masing-masing diisi oleh personel gabungan dari TNI, Polri, unsur Pemerintah Kabupaten Bogor, dan pemangku kepentingan atau stakeholder terkait lainnya.

"Semua bahu-membahu melaksanakan operasi Ketupat 2023. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, dan kelancaran bagi para pemudik dan pengunjung tempat wisata," kata Iman.

Kabupaten Bogor, kata dia, banyak memiliki lokasi tujuan wisata, sehingga pihaknya juga akan mewaspadai peningkatan jumlah pengunjung di setiap destinasi wisata yang ada. "Kami sudah menggelar berbagai alternatif, baik jalur-jalur alternatif maupun metode pengamanan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat saat berwisata," paparnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement