Ahad 16 Apr 2023 23:00 WIB

Pria Ceburkan Diri ke Sungai Citarum, Diduga Stres THR Ludes untuk Bayar Utang Judi Slot

Pria berinisial ZF sempat cekcok dengan istri sebelum melintas di jembatan Citarum.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andri Saubani
Sejumlah pengendara melintas pada sisi jalur Jembatan Sungai Citarum. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/NOVRIAN ARBI
Sejumlah pengendara melintas pada sisi jalur Jembatan Sungai Citarum. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang pria berinisial BB (33) nekat menceburkan diri ke Sungai Citarum di wilayah Jalan Terusan Kopo, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/4/2023) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Ia diduga mengalami stres karena uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima dari perusahaan ludes dipakai judi slot. 

Komandan Tim Rescue Basarnas Bandung A Rafik mengatakan petugas menerima laporan bahwa terdapat seorang pria menceburkan diri ke sungai Citarum, Sabtu (15/4/2023) kemarin. Informasi yang diterima Basarnas, korban dan istrinya berinisial ZF sebelumnya tengah melintas di jembatan Citarum di Jalan Terusan Kopo menuju Katapang. 

Baca Juga

Kemudian, terjadi pertengkaran antara keduanya disebabkan uang THR yang diterima suaminya BB tidak diserahkan ke istrinya karena habis membayar utang akibat kalah judi slot. Korban menghentikan dan turun dari motor di jembatan Citarum kemudian berjalan ke arah sungai dan menceburkan diri. 

"Hingga pukul 12.00 WIB hasil pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citarum masih nihil," katanya, Ahad (16/4/2023). 

Ia mengatakan tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet, aqua eye dan underwater search device (UWSD) atau pendeteksi dengan sonar di dalam air. Tiga tim telah dibagi mencari korban di wilayah lokasi menceburkan diri, hingga ke Curug Jompong. 

Tim SAR yang terlihat Basarnas Kansar Bandung, Polsek Katapang, BPBD Kabupaten Bandung, FKPM (forum kemitraan polisi dan masyarakat). Rescue Desa Cilampeni, patroli sungai DLH jabar serta Muspika. "Saat ini tim SAR gabungan masih mengupayakan pencarian terhadap korban," katanya. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement