Sabtu 31 Dec 2022 14:11 WIB

Jelang Tahun Baru, Wilayah Pesisir Kota Semarang Dilanda Banjir

Di beberapa titik, banjir di Kota Semarang mencapai ketinggian dua meter.

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Erik Purnama Putra
Pekerja industri kawasan pelabuhan mendorong motornya yang mogok menembus banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/6/2022).
Foto: ANTARA/Aji Styawan
Pekerja industri kawasan pelabuhan mendorong motornya yang mogok menembus banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/6/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dampak kondisi cuaca ekstrem pada pengujung tahun ini membuat wilayah pesisir Kota Semarang terendam banjir. Di beberapa titik, banjir mencapai ketinggian dua meter.

Seperti di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngliyan, banjir yang merendam rumah warga mencapai ketinggian di atas 150 sentimeter (cm). Sejumlah rumah warga yang berlokasi di kawasan cekungan hanya terlihat bagian atapnya saja.

Masih di lingkungan Kelurahan Wonosari, banjir menggenangi permukiman warga di lingkungan RT 11, RW 02 pada Sabtu (31/12/2022) pagi WIB. Banjir bahkan sudah mencapai ketinggian batas leher orang dewasa.

Baca: Gubernur Ganjar Tinjau Lokasi Banjir di Kota Semarang

 

Seperti dilaporkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonosari, Bripka Adi Sudarmanto, melalui akun Instagram resmi Polrestabes Semarang, banjir sudah mencapai ketinggian 150 centmeter. Dia mengunggah video laporannya dari lokasi banjir yang memperlihatkan genangan telah mencapai di atas dadanya.

"Kondisi terkini di lokasi banjir wilayah RT 11, RW 02 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan," jelasnya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu.

Tidak hanya di Kecamatan Ngaliyan, di wilayah Kecamatan Utara, Kecamatan Gayamsari,  Kecamatan Genuk dan sebagian wilayah Kecamatan Semarang Tengah hampir semua jalan utama terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi.

Di lingkungan Sawah Besar, yang selama ini juga menjadi kawasan langganan banjir selain Mangkang, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa pada Sabtu pagi. "Hujan mengguur sejak Jumat malam sampai dengan pagi ini," ucap Mulyono (54 tahun), warga Sawah Besar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement