Rabu 03 Aug 2022 20:39 WIB

Surabaya Targetkan 100 Persen Anak Terimunisasi

Imunisasi ditargetkan untuk semua anak di Surabaya

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Hafil
Upaya mendukung imunisasi lengkap kepada balita terus digencarkan di Kota Sukabumi. Salah satunya dengan menyukseskan program bulan imunisasi anak nasional (BIAN) yang diharapkan tuntas dalam satu bulan di Agustus 2022.
Foto: istimewa
Upaya mendukung imunisasi lengkap kepada balita terus digencarkan di Kota Sukabumi. Salah satunya dengan menyukseskan program bulan imunisasi anak nasional (BIAN) yang diharapkan tuntas dalam satu bulan di Agustus 2022.

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menargetkan 100 persen anak di Kota Pahlawan menerima imunisasi pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Agustus 2022. Rini menyatakan, pelaksanaan BIAN bertujuan untuk melindungi dan mencegah anak-anak di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya dari penyakit. Karenanya, pencegahan tersebut dilakukan dengan melakukan imunisasi.

“Manfaat BIAN sendiri bisa mencegah kesakitan dan kecacatan akibat Campak, Rubella, Polio, Difteri, Pertusis (batuk rejan), Hepatitis B, Pneumonia (radang paru), dan Meningitis (radang selaput otak)” kata Rini, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga

Rini mengunhkapkan, sejak pandemi Covid-19 terjadi penurunan capaian imunisasi karena ketakutan orang tua untuk membawa anaknya keluar dari rumah. Setelah kondisi berangsur membaik, pemerintah pun kembali menggalakkan kegiatan imunisasi tersebut.

“Ini bukan hanya kewajiban pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama,” ujarnya.

 

Rini mengajak para orang tua untuk melakukan pengecekan data imunisasi anak, dengan mengunjungi Posyandu atau Puskesmas terdekat. Rini pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama mensukseskan pelaksanaan BIAN di Kota Surabaya.

“Bagi orang tua jangan takut karena imunisasi ini aman untuk anak-anak, supaya anak-anak kita menjadi sehat dan terhindar dari penyakit apapun,” kata Rini.

 

 

 

 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement