Jumat 08 Jul 2022 20:31 WIB

Pemkab Cilacap dan Pertamina Tanam 14 ribu Bibit Mangrove

Kegiatan ini kepedulian PT Kilang Pertamina International bagi pelestarian ekosistem

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad
 Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama GM &P Project Infrastructure PT Kilang Pertamina International, Bambang Harimurti menanam bibit mangrove di Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah.
Foto: dok Pemkab Cilacap
Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama GM &P Project Infrastructure PT Kilang Pertamina International, Bambang Harimurti menanam bibit mangrove di Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP--Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama PT Kilang Pertamina International menanam 14 ribu batang mangrove di Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah, Kamis (7/7/2022). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup.

Acara ini turut dihadiri General Manager R&P Project Infrastructure PT Kilang Pertamina International, Bambang Harimurti beserta jajarannya, Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Cilacap, M. Wijaya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Sri Murniyati, Administratrur Perum Perhutani KPH Banyumas Barat, beserta sejumlah undangan lainnya.

Baca Juga

General Manager R&P Project Infrastructure PT Kilang Pertamina International, Bambang Harimurti menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PT Kilang Pertamina International untuk pelestarian ekosistem. Sebab disadari, dalam melaksanakan ekspansi proyek sedikit banyak akan mengganggu keseimbangan lingkungan.

“Untuk itu kami akan terus menggulirkan program-program yang terkait dengan lingkungan dan hari ini salah satunya dengan menanam 14 ribu pohon mangrove di Cilacap. Penanaman mangrove di Kabupaten Cilacap ini merupakan pilot project yang akan diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia,” jelasnya dalam rilis yang diterima Republika, Jumat (8/7/22).

 

Bupati Tatto Suwarto Pamuji menjelaskan, Kabupaten Cilacap memiliki potensi lahan mangrove yang cukup luas dengan jumlah sekitar 50 jenis mangrove. Namun, upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove ini, tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Pemerintah, melainkan dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama semua pihak.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan pada hari ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung keberlangsungan hidup ekosistem laut, meredam gelombang tsunami, dan mencegah abrasi pantai,” kata Tatto.

Sebagai informasi, Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022 mengusung tema “Only One Earth” atau dalam tema Indonesia yaitu “Satu Bumi Untuk Masa Depan”. Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan penanaman mangrove secara simbolis oleh Bupati, Forkopimda, jajaran manajemen PT Pertamina Kilang Internasional, dan pejabat lainnya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement