Jumat 10 Jun 2022 20:25 WIB

Ridwan Kamil Didampingi Ulama Swiss Mandikan Jenazah Eril

Keluarga sebut tata pelaksanaan jenazah Eril secara Islam sudah dilakukan di Swiss.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Indira Rezkisari
Warga meletakkan bunga bertuliskan ucapan belasungkawa di pintu gerbang untuk putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (4/6). Acara takziah ini terdiri dari doa bersama, salat gaib, dan penyampaian bela sungkawa dari berbagai pihak.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Warga meletakkan bunga bertuliskan ucapan belasungkawa di pintu gerbang untuk putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (4/6). Acara takziah ini terdiri dari doa bersama, salat gaib, dan penyampaian bela sungkawa dari berbagai pihak.

REPUBLIKA.CO.ID, BERN -- Setelah sampai Kota Bern pada Kamis (9/6/2022), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung menyiapkan dan memandikan jenazah putra sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril secara syariat Islam. Perwakilan keluarga Gubernur Jabar, Elpi Nazmuzzaman, yang sudah berada di Swiss untuk memantau langsung proses pencarian Eril mengatakan, ulama setempat ikut memandikan jenazah Eril.

"Alhamdulillah, tata cara pelaksanaan secara syariat Islam dilakukan oleh Kang Emil dan juga ulama setempat. Serta petugas yang beragama Islam," ujar Elpi, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga

Elpi mengatakan, setelah memandikan jenazah, Ridwan Kamil langsung mengusap, memeluk, dan mengumandangkan azan untuk Eril. "Sebelum mengazankan, Kang Emil sempat menanyakan kepada ulama setempat apakah boleh atau tidak Kang Emil mengazankan almarhum, dan ulama setempat menyatakan dipersilakan," katanya.

Setelah memandikan jenazah dengan tata cara syariat Islam, kata dia, Emil pun menghubungi keluarga besar di Indonesia, termasuk Atalia Praratya Ridwan Kamil.

"Kemudian keluarga inti diberikan kesempatan untuk melihat suasana ruangan dan kemudian menyaksikan Kang Emil mendoakan Eril," katanya.

Melalui akun Instagram-nya, Emil mengatakan bahwa dirinya sudah melihat, memeluk, membelai, dan memandikan jasad Eril sesuai syariat Islam. Selain itu, ia juga sudah mengumandangkan adzan di depan jasad Eril.

"MASYA ALLAH, Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh, lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus. Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri," tulis Kang Emil dalam unggahan Instagram-nya.

"Maha Besar Allah, atas izin-Mu, selama 14 hari sungai Aare benar-benar melindungi dan menyucikan jasadnya dari marabahaya," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement