Rabu 20 Apr 2022 18:12 WIB

BLT Migor Sudah Diterima 2,3 Juta Warga Jawa Timur

BLT Migor ditargetkan untuk 3.098.115 keluarga penerima manfaat di Jawa Timur.

Rep: Febryan A/ Red: Ilham Tirta
Sejumlah warga penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng duduk mengantre saat penyaluran di Kantor Pos Indonesia (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Sejumlah warga penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng duduk mengantre saat penyaluran di Kantor Pos Indonesia (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng (BLT Migor) yang ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Di Provinsi Jawa Timur, tercatat sudah 2,3 juta warga atau 75 persen dari target, yang menerima bantuan tersebut.

BLT Migor ditargetkan untuk 3.098.115 keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Timur. Total nilai bantuannya Rp 929 miliar. Penyalurannya dilakukan oleh PT Pos Indonesia.

Baca Juga

Deputi Eksekutif Vice President Reg V PT Pos Indonesia, Agus Aribowo menyatakan, proses penyaluran sejauh ini berjalan lancar. "Sampai saat ini sudah tersalur kepada 2.346.892 KPM atau 75,75 persen," kata Agus dalam siaran pers Kemensos, Rabu (20/4/2022).

Dalam kesempatan sama, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, progres penyaluran bansos BLT Minyak Goreng cukup menggembirakan. "Insya Allah sesuai arahan Presiden, sebelum Lebaran sudah bisa dituntaskan," kata Risma.

BLT Migor adalah program baru yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret ini. Program bantuan senilai Rp 100 ribu per bulan (April, Mei, Juni) ini disalurkan sekaligus Rp 300 ribu. Penerimanya adalah 20,65 juta keluarga miskin yang terdaftar dalam Program BPNT dan PKH, serta 2,5 juta pedagang kaki lima.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement