Ahad 12 Dec 2021 12:47 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2.000 Meter

Merapi juga tercatat mengeluarkan guguran lava pijar 3 kali ke arah barat daya.

Awan panas material vulkanik mengalir di lereng Gunung Merapi saat terjadi erupsi di Sleman, Indonesia Jumat, 25 Juni 2021.
Foto: AP/Slamet Riyadi
Awan panas material vulkanik mengalir di lereng Gunung Merapi saat terjadi erupsi di Sleman, Indonesia Jumat, 25 Juni 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya pada Ahad (12/12). Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menyebutkan, awan panas guguran itu terjadi pada pukul 10.18 WIB.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 27 mm dan durasi 158 detik," kata dia melalui keterangan resminya di Yogyakarta.

Baca Juga

Hanik mengatakan, saat awan panas keluar dari Merapi, angin di gunung itu tercatat berembus ke arah timur. Pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu juga tercatat mengeluarkan guguran lava pijar 3 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya.

 

Pada periode itu, BPPTKG mencatat 43 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 mm selama 24-145 detik, satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2 mm selama 13 detik. Kemudian, tiga kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2-6 mm selama 4-8 detik dan satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 35 mm selama 11 detik.

Berdasarkan pengamatan visual aktivitas Gunung Merapi periode 3-9 Desember 2021, BPPTKG mencatat volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.629.000 meter kubik dan kubah di tengah kawah Merapi sebesar 3.007.000 meter kubik. Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement