Selasa 08 Mar 2022 01:34 WIB

Gunung Merapi Meluncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau siaga.

Luncuran lava Gunung Merapi (ilustrasi).
Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
Luncuran lava Gunung Merapi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2 kilometer ke arah barat daya pada Senin (7/3), malam. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida  menyebutkan, awan panas meluncur pada pukul 20.39 WIB.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 34 mm dan durasi 158 detik," katanya melalui keterangan tertulis, Senin.

Baca Juga

Berdasarkan pengamatan visual aktivitas Gunung Merapi periode 25 Februari-3 Maret 2022, BPPTKG menyatakan adanya perubahan morfologi pada kubah lava barat daya berupa bekas guguran. Namun tidak teramati perubahan ketinggian yang signifikan.

Hanik menyebutkan, volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.578.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.228.000 meter kubik. BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau siaga.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km dan Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sedangkan pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

"Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung," kata Hanik.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement