Rabu 12 Aug 2026 20:29 WIB

Iran Umumkan Rencana Produksi Rudal Balistik yang Bisa Menjangkau Amerika Serikat

Iran dilaporkan akan bekerja sama dengan Korut dalam pengembangan rudal antarbenua.

Rudal Iran
Foto: Tasnim News
Rudal Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN --  Iran mengumumkan rencana produksi rudal balistik dengan daya jelajah hingga 15 ribu kilometer yang bisa menjangkau wilayah Amerika Serikat. Rencana itu disebut memerlukan sebuah lompatan teknologi yang kompleks, yang kemungkinan akan menggunakan teknologi dari Korea Utara (Korut).

Menurut publikasi Defense Express dilansir UNN, Rabu (12/8/2026), rencana produksi rudal balistik itu diungkap oleh Abd al-Nabi Musavi Fard, seorang perwakilan dari Pemimpin Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan lewat khotbah Jumat lalu. Saat ini, Khorramshahr menjadi rudal Iran dengan daya jelajah paling jauh yakni bisa mencapai 4.000 kilometer.

Baca Juga

Defense Express melaporkan, transisi dari rudal jarak menengah ke sistem antarbenua akan menjadi lompatan teknologi yang sulit. Untuk bisa menghantam langsung wilayah Washington dan New York dari Iran, dibutuhkan rudal yang memiliki jangkauan minimal 10 ribu kilometer.

Sama seperti Khorramshahr yang dikembangkan Iran berbasis pada rudal Korut, Hwasong-10, yang diketahui asalnya berasal dari teknologi rudal balistik produksi Uni Soviet, R-27. Korut sendiri memiliki beberapa rudal antarbenua yang diklaim memiliki daya jelajah 15 ribu kilometer atau lebih. 

Berita Lainnya

Rekomendasi