Selasa 17 Aug 2021 20:06 WIB

Pemkot Tangerang Luncurkan Program BISA

Setiap wirausaha akan memperoleh stimulus.

Rep: Eva Rianti/ Red: Muhammad Hafil
Pemkot Tangerang Luncutkan Program BISA. Foto: Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.
Foto: Dok Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang Luncutkan Program BISA. Foto: Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp15,2 miliar untuk puluhan ribu wirausaha sebagai modal usaha. Setiap wirausaha akan memperoleh stimulus finansial dengan nominal Rp760 ribu.

"Nominalnya Rp760 ribu sesuai dengan angka 76 Tahun HUT Kemerdekaan RI, dengan kuota sebanyak 20 ribu wirausaha penerima manfaat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,2 miliar," ujar Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dalam keterangan tertulis, Senin (16/8).

Baca Juga

Arief menuturkan, nominal bantuan yang merupakan program Tangerang BISA (bantuan insentif untuk startup Anda) 2021 itu mengalami peningkatan. Berdasarkan catatannya, besaran nominal yang semula pada tahun 2020 sebesar Rp500 ribu, kali ini dinaikkan menjadi Rp760 ribu untuk setiap penerima manfaat.

Diketahui, Tangerang BISA merupakan program bantuan modal usaha bagi wirausaha pemula yang akan memulai usaha atau mengembangkan usaha di masa pandemi Covid-19. Program tersebut diluncurkan bertepatan menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-76.

Dia berharap, bantuan tersebut dapat membantu perekonomian masyarakat Kota Tangerang. “Semangat bantuan ini kami luncurkan seiring dengan tema Kemerdekaan HUT RI ke-76 Tahun Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh yang ditujukan untuk masyarakat Kota Tangerang yang baru akan memulai membuka usahanya mulai dari nol tahun hingga satu tahun,” jelas Arief.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan, bagi masyarakat yang ingin memperoleh bantuan modal usaha tersebut, bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi yang disediakan. Yakni sistem aplikasi bantuan Kota Tangerang (Sabakota) pada aplikasi Tangerang Live.

“Masyarakat silahkan melakukan permohonan bantuan melalui Aplikasi Sabakota, tentunya nanti ada verifikasi terlebih dahulu, semoga bisa tersalurkan dan bisa dimanfaatkan,” kata Herman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement