Selasa 13 Oct 2020 17:02 WIB

KIT Batang Siapkan Empat Jalur Terintegrasi Jalan Pantura

Pembangunan empat jalur di KIT Batang diharapkan mempermudah akses kendaraan barang.

Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tiga kiri), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri), Bupati Batang Wihaji (empat kiri) dan jajaran menteri lainnya berbincang saat peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari negara Tiongkok, China, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tiga kiri), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri), Bupati Batang Wihaji (empat kiri) dan jajaran menteri lainnya berbincang saat peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari negara Tiongkok, China, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/hp.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Konsorsium Kawasan Industri Terpadu (KIT) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyiapkan empat jalur yang terintegrasi dengan jalur pantai utara sebagai upaya mempermudah akses keluar dan masuk kendaraan barang. Bupati Batang Wihaji di Batang, Selasa (13/10), mengatakan bahwa saat satu jalur yang sudah disiapkan di KIT Batang untuk akses keluar dan masuk kendaraan yaitu jalan yang terkoneksi dengan jalur Tol Batang-Semarang.

"Pembangunan empat jalur di KIT Batang diharapkan mempermudah akses keluar dan masuk kendaraan yang membawa barang untuk keperluan perusahaan dan kendaraan pribadi," katanya.

Baca Juga

Ia mengatakan keunggulan KIT Batang ini antara lain ketersediaan lahan yang luas, akses transportasi yang mudah karena terintegrasi dengan jalur Tol Batang-Semarang, jalur kereta api, dan laut, yang selama sejarah tidak mengalami rob.

Kendati demikian, kata dia, konsorsium KIT Batang tetap membangun akses jalur yang terintegrasi dengan jalur pantura yang selama ini dikenal sebagai urat nadi perekonomian di Indonesia. "Jalur yang terintegrasi dengan jalan tol sudah selesai dikerjakan. Selanjutnya akan dibangun akses jalan di sekitar KIT Batang, serta jalur menuju jalan pantura," kata Wihaji.

Menurut dia, hingga saat ini progres penyiapan KIT Batang sudah sesuai dengan jadwal yang direncanakan. "Selama dua bulan terakhir ini penyiapan KIT Batang sudah sesuai dengan rencana yang disiapkan yaitu pada Oktober hingga Desember 2020 dilakukan pekerjaan infrastruktur dasar di kawasan industri," katanya.

Adapun pekerjaan infrastruktur tersebut, kata dia, antara lain cut and fill atau proses pengerjaan tanah di mana sejumlah material tanah diambil dari suatu tempat kemudian diuruk atau ditimbun di tempat lain, pembuatan exit tol, dan juga pembangunan simpang susun.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement