Ahad 03 Mar 2019 13:05 WIB

Sandi di IBF:Banyak Banget Bukunya Republika, Moga Berkah

Sandi berharap kegiatan IBF bisa menjadi oase bagi peminat buku di Indonesia

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Maman Sudiaman
Cawapres Sandiaga Uno berkesempatan mengunjungi pameran buku Islamic Book Fair di stand Republika, Ahad (3/3) pagi.
Foto: Republika
Cawapres Sandiaga Uno berkesempatan mengunjungi pameran buku Islamic Book Fair di stand Republika, Ahad (3/3) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno mengunjungi JCC, tempat diselenggarakannya pameran buku-buku islami (Islamic Book Fair). Dalam kunjungannya di hari terakhir penyelenggaran IBF ini, Sandi langsung menuju gerai penerbit Republika, dan bermain permainan lima pilar.

Menurut dia, permainan ini sangat berguna untuk mengasah keterampilan dan ketangkasan anak. Selain itu, permainan ini, kata Sandi dapat sangat membantu mengurangi ketergantungan anak pada perangkat gawai. “Kan sekarang anak-anak yang lebih sering main gadget, makanya melalui permainan board game seperti monopoli ini, semoga bisa mengalihkan kecenderungan anak dari gadget,” kata Sandi di depan stan Republika di JCC, Senayan, Ahad (3/2).

Dia juga mengaku sangat menyukai pameran buku seperti ini, dan selalu rutin berpartisipasi. Menurut dia, IBF merupakan surga bagi pencinta buku seperti dirinya.

Dia juga mengatakan, pengunjung IBF semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut dia, dengan adanya pameran buku seperti ini, semangat literasi masyarakat Indonesia akan semakin tinggi.  “IBF semakin tahun semakin banyak pengunjungnya. Saya dulu rutin waktu masih di Histora dan sekarang sudah pindah ke JCC,” kata dia.

photo
Cawapres Sandiaga Uno berkesempatan mengunjungi pameran buku Islamic Book Fair di stand Republika, Ahad (3/3) pagi.

“Dan ini adalah oase dari peminat buku di Indonesia, saya juga berterima kasih kepada IKAPI DKI dan Islamic Book fair yang terus berjuang melanjutkan upaya memajukan minat baca masyarakat Indonesia,” sambung Sandi.

Dalam kunjungannya, Sandi juga mendonasikan beberapa buku dalam program donor buku yang difasilitasi oleh IBF. Menurut dia, donor buku ini dapat menjadi ladang pahala yang sangat bermanfaat, bukan hanya untuk tabungan di akhirat namun juga kemajuan generasi muda Indonesia.

“Saya senang sekali bisa berpartisipasi membagikan sumber ilmu dalam donor buku ini. Karena banyak anak yatim dan dhuafa yang memang membutuhkan buku. Banyak banget bukunya, dan semoga berkah ya,” tutup dia.

Pameran tahunan terbesar buku Islam itu diadakan di Hall A dan B  Jakarta Convention Center (JCC)  Senayan Jakarta selama lima hari, mulai 27 Februari 2019 sampai 3 Maret 2019. Ketua IBF, Anis Baswedan mengatakan, IBF 2019  mengusung tema  “Literasi Islam untuk Kejayaan Bangsa”, dan diikuti  213 penerbit buku dari  Indonesia maupun mancanegara dengan 48.250 judul dan 3,6 juta eksemplar buku.

Terdapat pula banyak acara selama  IBF berlangsung, salah satunya adalah pemberian pengharaan Islamic Book (IB) Award untuk buku terbaik, tokoh penulis legendaris, dan Tokoh Perbukuan Islam. Anis menyebutkan, IBF 2019 mengangkat konsep Wisata Literasi. Pasalnya, banyak pengunjung yang tidak hanya datang untuk mencari buku, tapi juga berwisata.  "Selain membeli buku, pengunjung juga bisa mengikuti kegiatan bedah buku, book signing, seminar, talkshow, dan kegiatan lainnya. Tersedia pula Kids Zone yang bisa dimanfaatkan orang tua bersama buah hatinya, "paparnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement