Kamis 19 Jan 2017 16:21 WIB

Korban Kebakaran Pasar Senen Terganggu dengan Kedatangan Djarot

Rep: Muhyiddin/ Red: Esthi Maharani
Pemadam kebakaran terus berusaha menjinakkan si jago merah yang membakar pusat perbelanjaan proyek Senen Jakarta, Kamis (19/1).
Foto: Republika / Darmawan
Pemadam kebakaran terus berusaha menjinakkan si jago merah yang membakar pusat perbelanjaan proyek Senen Jakarta, Kamis (19/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat tiba-tiba mendatangi lokasi kebakaran di blok I dan II Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1). Saat tiba di lokasi, Djarot dan pengawalnya pun nekat mendekat ke titik api.

Namun, tindakannya tersebut bukan menarik perhatian warga, justru Djarot malah menyusahkan pengawalan dari pihak kepolisian di lokasi.

"Iya nih. Bahaya sebenarnya. Makanya kita arahkan agar ke tempat yang aman saja. Pengawalnya mana ini," ujar Kapolsek Senen Kompol Indra Tarigan sambil berlarian mengawal Djarot di lokasi, Kamis (19/1).

Warga pun tidak terlalu merespons keberadaan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tersebut. Bahkan, para pedagang terganggu dengan kedatangan Djarot.

"Ini lagi begini bukannya bantuin malah bikin sumpek tempat sih, nggak tahu waktu," ujar salah seorang pedagang bapak-bapak yang tak diketahui namanya.

Selesai blusukan, Djarot mengatakan bahwa dirinya datang ke Pasar Senen untuk meninjau langsung kebakaran tersebut. Ia mengaku bahkan sudah bertemu dengan ketua Paguyuban Pasar Senen.

"Maka dari itu, penyebab kebakarannya kita serahkan ke pihak berwenang. Persoalannya bagaimana solusinya makanya saya ke sini bertemu ketua paguyuban pedagang bagaimana solusinya. Saya bilang langkah pertama ini harus padam dan dinetralisir jangan sampai ada korban jiwa. Ini harus padam segera dilokalisasi," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement