Ahad 04 Sep 2016 19:21 WIB

Buwas Kampanye Narkoba Sekalian Berburu Babi Hutan

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Irfan Fitrat
Rilis Jaringan Sindikat Internasional. Kepala BNN Budi Waseso menunjukan barang bukti narkotika saat rilis barang bukti jaringan sindikat internasional di BNN, Jakarta, Jumat (13/5). (Republika/Wihdan)
Foto: Republika/ Wihdan
Rilis Jaringan Sindikat Internasional. Kepala BNN Budi Waseso menunjukan barang bukti narkotika saat rilis barang bukti jaringan sindikat internasional di BNN, Jakarta, Jumat (13/5). (Republika/Wihdan)

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso berkunjung ke wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (4/9). Di sana pria yang akrab dipanggil Buwas itu melakukan kampanye pencegahan dan peredaran narkoba.

Namun, bukan hanya itu saja. Buwas pun mengikuti kegiatan berburu babi hutan bersama anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Bogor. Kegiatan berburu babi hutan tersebut dinilai akan membantu petani dalam mengatasi serangan hewan yang dinilai sebagai hama tersebut. “Harapannya hasil panen petani bisa maksimal,’’ ujar Buwas, yang ikut berburu sejak Ahad pagi hingga siang hari itu di kawasan wisata berburu Cikidang, Sukabumi.

Sementara itu, dalam sambutannya pada acara kampanye pencegahan dan pemberantasan narkoba, Buwas mengingatkan agar masyarakat di Cikidang jangan sampai dirusak oleh barang haram tersebut. Ia pun menekankan, generasi muda bangsa di mana pun harus dilindungi dari pengaruh narkoba. Pasalnya, merekalah para penerus yang akan melanjutkan perjalanan bangsa Indonesia di kemudian hari.

Kegiatan kampanye setop narkoba di Sukabumi itu dihadiri sejumlah pelajar dan pegiat antinarkoba dari berbagai kalangan. Kepala desa dan berbagai elemen masyarakat pun ikut terlibat dalam kampanye tersebut. Kepala Desa Jambenengang, Kecamatan Kebonpedes, Ojang Apandi, mengatakan, turut mendukung gerakan antinarkoba di Sukabumi. “Di desa mulai digiatkan gerakan antinarkoba,” kata dia.

Menurut Ojang, gerakan tersebut sejauh ini berlangsung baik. Hingga kini, kata dia, belum ditemukan adanya peredaran narkoba di wilayahnya. Sementara di wilayah lain masih banyak ditemukan narkoba beredar.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement