Selasa 16 Jun 2015 09:49 WIB

Jenazah Engeline Batal Dipulangkan ke Banyuwangi

Massa berusaha menyerang mobil yang membawa tersangka Agustinus usai menjalani proses pra-rekonstruksi pembunuhan Angeline di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar, Bali, Kamis (11/6).
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Massa berusaha menyerang mobil yang membawa tersangka Agustinus usai menjalani proses pra-rekonstruksi pembunuhan Angeline di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar, Bali, Kamis (11/6).

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Jenazah Engeline (8), bocah cantik yang diemukan tewas di halaman rumahnya, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, batal dipulangkan ke Desa Tulung Rejo, Glemor, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (16/6), karena pemberkasan dan administrasi belum selesai di proses.

"Hari ini, jenazah belum diperbolehkan pulang karena pemberkasan dan administrasi belum terselesaikan," kata Ketua P2TP2A Kota Denpasar, Luh Putu Anggreni.

Ia mengungkapkan intruksi dari Kapolda Bali untuk dilakukannya pemeriksaan tambahan. Anggreni menegaskan kemungkinan jenazah dapat dipulangkan dan diambil oleh keluarga pada Rabu (17/6) nanti.

"Sekarang ini kami hanya ingin memberi ketenangan dan kekuatan pada keluarga kandung Angeline agar bisa diberikan ketabahan," katanya.

Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Abdullah Azwar Anas yang juga mendatangi Instalasi Kamar Jenazah (IKJ) RSUP Sanglah, mengatakan akan menghormati semua keputusan Kapolda bali.

"Dari pihak forensik RSUP Sanglah sebenarnya sudah tidak mempermasalahkan kepulangan jenazah, namun dari pihak Polda perlu adanya pemeriksaan tambahan pada ibu kandung Angeline," ujarnya.

Pihaknya mengakui Pemda Banyuwangi sudah siap menunggu kedatangan jenazah Engeline di rumah duka di Desa Tulung Rejo. Selain itu, Pemkot Denpasar juga sudah siap memfasilitasi kepulangan jenazah Engeline.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement