Senin 15 Dec 2014 13:29 WIB

Pengamat: Umur KMP tidak akan Lama

Rep: c89/ Red: Joko Sadewo
  Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersama petinggi KMP (dari kiri) Hatta Rajasa (PAN), Amin Rais (PAN), Djan Farid (PPP), Suryadharma Ali (PPP) serta Akbar Tandjung (Golkar) di Jakarta, Jumat (10/10).(Antara/Yudhi Mahatma)
Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersama petinggi KMP (dari kiri) Hatta Rajasa (PAN), Amin Rais (PAN), Djan Farid (PPP), Suryadharma Ali (PPP) serta Akbar Tandjung (Golkar) di Jakarta, Jumat (10/10).(Antara/Yudhi Mahatma)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Arie Sudjito mengatakan umur Koalisi Merah Putih (KMP) tidak akan lama. Hal ini karena KMP adalah kelompok pragmatis bukan ideologis.

"KMP tu koalisi pragmatis, kartel, akarnya ga kuat. Bukan koalisi ideologi. Ga akan awet," ujar Arie saat dihubungi Republika Online (ROL), Senin (15/12).

Arie menuturkan KMP terbentuk hanya karena aspek reaksional, menjadi musuh bersama usai kalah pilpres. Manuver politik yang dibangun oleh kelompok pendukung Prabowo-Hatta ini pun, menurutnya, gampang ditebak.

Perpecahan di tubuh KMP diyakininya sebentar lagi akan terjadi. Saat ini, PPP dan Golkar, sedang dilanda konflik internal. Menurutnya, hal tersebut akan berpengaruh pada kesolidan KMP secara keseluruhan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement