REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO, – Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar. Ia menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Situbondo masih aman dan mencukupi.
Bayu menyampaikan hal tersebut setelah melakukan pengecekan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu malam. Ia menyoroti antrean panjang kendaraan yang terjadi di beberapa SPBU dalam dua hari terakhir yang memicu kekhawatiran warga akan kehabisan BBM.
Menurut Bayu, panic buying tidak diperlukan karena suplai BBM dari Pertamina Banyuwangi berjalan lancar. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan BBM, mengingat hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang akan ditindak tegas.
Kapolres menjelaskan bahwa antrean yang terjadi di beberapa SPBU disebabkan oleh lonjakan pengguna kendaraan, bukan karena stok BBM habis. Beberapa SPBU mengalami kendala teknis, seperti di SPBU Panji yang mengalami masalah sistem, dan SPBU Kalianget yang tutup sementara untuk pembersihan tangki pendam.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.