Rabu 20 Aug 2014 20:56 WIB

Penghapusan Tiket Kertas Transjakarta Bisa Merugikan

Rep: c89/ Red: Esthi Maharani
TransJakarta (ilustrasi)
Foto: Republika/ Yasin Habibi
TransJakarta (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Harian yayasan lembaga konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan rencana penghapusan tiket kertas TransJakarta dan menggantinya dengan e-ticketing akan mempermudah sistem transportasi.

Tetapi, rencana tersebut juga menimbulkan kerugian tersendiri. Terutama bagi penumpang transjakarta yang tidak rutin menggunakan moda transportasi tersebut.

"Yang cuma sesekali naik busway atau orang dari luar kota yang cuma sekali datang ke Jakarta, keharusan menggunakan e-ticketing bisa merugikan,' katanya, Rabu (20/8).

Menurutnya, pemprov DKI Jakarta harus juga ikut memikirkan solusi bagi penumpang yang tak setiap hari menggunakan transjakarta. Misalnya, tiket online yang bisa melayani harian.

Seperti diketahui mulai 1 Januari 2015, PT TransJakarta mewajibkan semua penumpang menggunakan e-ticketing. Setiap tiket elektronik ini bersaldo 20 ribu rupiah untuk beberapa kali perjalanan berdasarkan sisa saldo.

Agar para penumpang yang biasa menggunakan tiket kertas bisa mengetahui kebijakan ini, akan dilakukan ujicoba penggunaannya di beberapa halte busway di Jakarta. Ujicoba ini dilaksanakan sejak tanggal 18 Agustus yang lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement