Ahad 02 Mar 2014 17:11 WIB

TNI Kirim Pendongen untuk Anak Sinabung

Rep: Indah Wulandari/ Red: Mansyur Faqih
Menteri Pertahanan Indonesia, Purnomo Yusgiantoro (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko sebelum rapat kerja di gedung Komisi 1 DPR, Jakarta, Senin (17/2).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Menteri Pertahanan Indonesia, Purnomo Yusgiantoro (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko sebelum rapat kerja di gedung Komisi 1 DPR, Jakarta, Senin (17/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengirimkan 100 pendongeng untuk membantu mengurangi beban psikologis korban erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Kegiatan yang dinamakan Pendongeng Kemanusiaan Dharma Pertiwi ini didukung oleh 241 personil. Mereka terdiri dari unsur TNI, pengurus Dharma Pertiwi, sejumlah artis, dan pendongeng dari seluruh Indonesia.

"Saya sangat menghargai ide cemerlang dan pemikiran positif dari Ketua Umum Dharma Pertiwi Koes Moeldoko dan jajarannya yang telah memberikan pemikiran yang sangat kompetitif dengan adanya ide dongeng nasional untuk membantu anak-anak korban erupsi Gunung Sinabung," katanya saat pelepasan di Jakarta, Ahad (2/3) pagi. 

Moeldoko berharap, pendongeng yang dihadirkan buat anak-anak pengungsi bisa membangkitkan imajinasi. Sehingga terlahir kreativitas yang menghasilkan jiwa kompetitif untuk membawa bangsa Indonesia semakin hebat di masa depan.

Pendongeng Kemanusiaan Dharma Pertiwi untuk korban erupsi Gunung Sinabung akan berlangsung selama tiga hari. Ini menjadi rangkaian HUT ke-50 Dharma Pertiwi 2014.  

Selain mengirimkan pendongeng, TNI juga mengirim bantuan berupa 2.500 tas dan buku tulis, 10 ton beras, 2.500 dus mie instan dan 2.500 liter minyak goreng yang diangkut pesawat Hercules C-130 dan Foker-28 milik TNI.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement