Jumat 14 Oct 2011 07:26 WIB

20 Dokter dan Perawat Indonesia Sukses Jalankan Misi Kemanusiaan di Pakistan

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Siwi Tri Puji B

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Tim Bantuan Kesehatan Indonesia untuk Pakistan akhirnya tiba di Tanah Air. Tim tersebut beranggotakan 20 orang. Mereka terdiri dari ketua tim, dua dokter spesialis penyakit dalam, dua dokter spesialis anak, tiga dokter umum, empat perawat, tiga orang pendamping dan monitoring, apoteker, konsultan epidemiologi, konsultan Demam Berdarah Dengue (DBD), konsultan vektor dan logistik.

Ketua tim adalah Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Kementerian Kesehatan dr Rita Kusriastuti. Mereka bertugas selama 14 hari, mulai dari 30 September hingga 13 Oktober 2011 di Lahore, Pakistan.

Kedatangan tim tersebut disambut dengan pengalungan bunga oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama.

Dalam sambutannya, Tjandra menekankan bahwa ini adalah sebuah misi kemanusiaan yang mampu mengharumkan nama bangsa.

Tim ditugaskan untuk membantu korban banjir Pakistan untuk mengatasi wabah DBD yang mereka alami. Menurut Rita, pada pertengahan Agustus 2011 jumlah warga yang datang ke Rumah Sakit (RS) meningkat.

Bahkan, jumlahnya mencapai 2.000 sampai 3.000 orang per hari. Banyak warga yang tidak tertampung terpaksa harus menerima dirawat di lorong RS. Pakistan juga membangun tenda untuk menampung pasien. Hal tersebut sempat menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Tim membawa obat-obatan sebanyak satu ton. Belum lagi alat, insektisida dan mesin penyemprot.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement