REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan saat ini pemerintah tengah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintervensi terhadap ketercukupan gizi bagi anak-anak Indonesia.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan Indonesia kini mulai mengadopsi strategi Jepang dalam mendorong peningkatan tinggi badan dan kualitas kesehatan generasi secara signifikan. Menurut dia, Jepang menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan intervensi gizi terstruktur yang berdampak langsung pada peningkatan tinggi badan masyarakat.
"Jepang itu sudah melakukan makan bergizi hampir 100 tahun. Kita lihat dalam kurun waktu sekitar 50 tahun, tinggi badan rata-rata laki-laki Jepang naik dari 159 cm menjadi sekitar 170 cm," kata dia melalui keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Menurut Dadan, keberhasilan tersebut tidak hanya berhenti pada peningkatan fisik, melainkan pada perubahan pola hidup masyarakat. Ia menjelaskan, dalam fase awal, intervensi dilakukan melalui penyediaan makanan bergizi, kemudian dilanjutkan dengan edukasi, hingga akhirnya membentuk kebiasaan hidup sehat secara mandiri.
“Awalnya intervensi, setelah itu edukasi, dan pada akhirnya menjadi kebiasaan gaya hidup sehat. Itu yang terjadi di Jepang,” kata dia.
Lihat postingan ini di Instagram