Rabu 29 Apr 2026 06:31 WIB

Kepala BGN: Program MBG Bisa Jadikan Indonesia Seperti Jepang

Tinggi badan rata-rata lelaki Jepang naik dari 159 sentimenter menjadi 170 cm.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Kepala BGN, Dadan Hindayana
Foto: Wulan Intandari/ Republika
Kepala BGN, Dadan Hindayana

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan saat ini pemerintah tengah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintervensi terhadap ketercukupan gizi bagi anak-anak Indonesia.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan Indonesia kini mulai mengadopsi strategi Jepang dalam mendorong peningkatan tinggi badan dan kualitas kesehatan generasi secara signifikan. Menurut dia, Jepang menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan intervensi gizi terstruktur yang berdampak langsung pada peningkatan tinggi badan masyarakat. 

Baca Juga

"Jepang itu sudah melakukan makan bergizi hampir 100 tahun. Kita lihat dalam kurun waktu sekitar 50 tahun, tinggi badan rata-rata laki-laki Jepang naik dari 159 cm menjadi sekitar 170 cm," kata dia melalui keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Menurut Dadan, keberhasilan tersebut tidak hanya berhenti pada peningkatan fisik, melainkan pada perubahan pola hidup masyarakat. Ia menjelaskan, dalam fase awal, intervensi dilakukan melalui penyediaan makanan bergizi, kemudian dilanjutkan dengan edukasi, hingga akhirnya membentuk kebiasaan hidup sehat secara mandiri.

“Awalnya intervensi, setelah itu edukasi, dan pada akhirnya menjadi kebiasaan gaya hidup sehat. Itu yang terjadi di Jepang,” kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement