REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Pemerintah Kota Tangerang mendukung pengembangan rumah modular sebagai solusi percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Dukungan tersebut ditandai dengan peluncuran perdana rumah modular tipe 27 meter persegi di Rumah Budaya Betawi, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Jumat (17/4). Inovasi ini diarahkan untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah serta penyediaan hunian bagi korban bencana.
Direktur Penyiapan Lahan dan PSU Kementerian PKP Indra Gunawan mengatakan, kebutuhan hunian nasional saat ini sangat tinggi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan untuk pemulihan pascabencana.
“Potensi rumah modular sangat besar karena proses konstruksinya cepat. Unitnya tinggal dirakit di lokasi sehingga efisien waktu,” ujar Indra dalam keterangannya, Sabtu.
Ia menambahkan, rumah modular diharapkan memiliki daya tahan hingga 50 tahun serta tahan terhadap kondisi lembap yang umum terjadi di Indonesia. Selain itu, konsep ini juga dinilai dapat mendukung penataan kawasan kumuh dan dikembangkan menjadi hunian vertikal hingga empat lantai.
Lihat postingan ini di Instagram